REPORTASE BANGKA

Peringati HPSN, Rustamsyah Ajak Masyarakat Mengolah Sampah Menjadi Bernilai

Wabup Bangka Rustamsyah Wabup Bangka Rustamsyah
22 Februari
22:03 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2017, Selasa (21/2) di peringati di Kabupaten Bangka berlangsung di halaman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka.

Peringatan HPSN dilatarbelakangi terjadinya tragedi longsor sampah pada tanggal 21 Februari 2005 di TPA Leuwi Gajah, Cimahi Jawa Barat.

Peringatan hari peduli sampah nasional tingkat kabupaten Bangka digelar berbagai lomba terkait dengan sampah.

Menyampaikan sambupatan pada peringatan hari peduli sampah nasional, Wakil Bupati Bangka Rustamsyah mengatakan, penangan sampah harus dilakukan secara Sistematis, terstruktur dan masif.

"Permasalahan sampah ini dimulai dari rumah tangga, kepada para siswa saya mengharapkan para pelajar dalam membersihkan sampah tidak hanya di sekolah namun dimulai dari rumah masing – masing," ujar Wabup.

Diharapkannya, para orang tua untuk membiasakan anak – anaknya untuk membuang sampah pada tempatnya serta mengajarkan anak menjadikan sampah sebagai pupuk kompos.

Menurut Wabup Bangka, sampah dapat menjadi nilai tambah karena dapat diolah kembali menjadi bernilai jual dari produk yang dihasilkan dengan bahan baku sampah.

Ia juga mengajak seluruh pegawai dilingkungan Pemkab Bangka untuk mulai melakukan kebersihan dilingkungan kantornya masing – masing.

Selain itu kepada masyarakat untuk turut serta melakukan kebersihan lingkungan dengan melibatkan peran RT yang dapat menggerakkan warga melakukan bakti kebersihan, khususnya dalam membersihkan sampah.

Kesempatan itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Cepy Nugraha menilai, sulit untuk merubah kebiasaan masyarakat sering melakukan pembakaran sampah, yang merupakan kebiasaan kurang baik.

Dijelaskannya, sampah tidak mesti dibakar, namun dipilah diantaranya dapat dijadikan pupuk organik serta jenis sampah lainnya seperti plastik, kertas dan lain – lain dapat diolah kembali sehingga menjadi berbentuk kerajinan yang memiliki nilai jual.

"Tema besar peringatan hari peduli sampah nasional 2017 kali ini yakni melaksanakan pengelolaan sampah terintegrasi dari gunung, sungai, kota, pantai, hingga laut untuk mewujudkan Indonesia bersih sampah 2020," ujar Cepy.

Menurutnya, kalau dihitung dari sekarang tinggal tiga tahun lagi waktu tersedia untuk menuju target yang dibuat Indonesia secara nasional, yakni tahun 2020 Indonesia bersih sampah sehingga harus ada aksi nyata yang dilakukan bersama bergerak dari tingkat paling bawah yakni dari diri sendiri, keluarga, RT/RW, masyarakat sipil, komunitas, media, perusahaan swasta, pemerintah daerah khususnya di 7 kabupaten Kota bersama dengan pemerintah Provinsi kepulauan Bangka Belitung, untuk ambil bagian dalam aksi nyata kepedulian terhadap isu persampahan.

Rangkaian kegiatan dalam memperingati hari peduli sampah nasional di kabupaten Bangka dilaksanakan lomba pemungutan sampah yang diikuti pelajar SD/MI, SMP/Mts, dan SMA/SMK/MA yang berlangsung di Sungailiat dan Pemali, lomba kreativitas daur ulang sampah untuk pelajar SMA Sederajat, lomba melukis tempat sampah untuk pelajar SMA sederajar dan Workshop Bank Sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Meina Lina menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta pemerintah, masyarakat dan dunia usaha serta dunia pendidikan dalam mewujudkan upaya penangan pemasalahan lingkungan khususnya isu persampahan.

Dselain itu untuk melaksanakan pengelolaan sampah yang dapat memberikan manfaat dan dapat merubah prilaku masyarakat.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tingkat Kabupaten Bangka dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekda Bangka Akhmad Mukhsin, Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bangka, Dharma Wanita, PKK dan undangan lainnya, dilajutkan pelepasan peserta pemungutan sampah dari halaman Dinas Lingkungan Hidup oleh Weakil Bupati Bangka Rustamsyah.

-