REPORTASE BANGKA

 Latest Headlines
   

Ini Usia Produktif Perkembangan Emas Anak

23 Maret
00:48 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - Generasi yang handal, kreatif, inovatif, Agamis dam Visioner untuk memperkuat pengembangan karakter Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu misi yang hendak dicapai dalam pembangunan pendidikan. Selain itu juga untuk mewujudkan Angka Pendidikan Kasar PAUD.

"Karena usia O sampai lima tahun merupakan usia perkembangan emas, dimana saat fisik dan otak merupakan masa pertumbuhan terbaiknya, dan otak dapat menerima informasi sangat tinggi," ungkap Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Dr. Ella Yulailawati MA, Ph.D ketika melakukan Sosialisasi dan Deklarasi Penuntasan Ikut PAUD Satu tahun Pra SD, Selasa (21/3/17) di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat Kabupaten Bangka.

Diuraikan Ella, sekarang ini simulasi pendidikan yang odoktif sangat penting bagi perkembangan anak, dikarenakan simulasi pendidikan yang tidak tepat akan berdampak negatif bagi pendidikan selanjutnya, dan hal tersebut tidak dapat diperbaiki.

"Waktu merupakan sumber daya yang berharga, karena usia dini merupakan masa yang sangat berharga," katanya lagi. Anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini, tidak kreatif dan mandiri juga,

Selain itu juga, Ella mengharapkan peran orang tua bisa sejalan dengan tenaga pendidik PAUD seperti anak di PAUD diajarin makan sendiri, nanti di rumah disuapi anak, jadi harus sejalan dalam memandirikan anak," katanya lagi.

Dikatakan Ella lebih lanjut pencapaian 100 tahun Indonesia merdeka akan sangat ditentukan bagaimana memanfaatkan peluang demokrasi, untuk menyiapkan kualitas angkatan kerja dan memanusiakan manusia Indonesia sekarang ini.

"Sekarang ini ada 32,5 juta anak usia 0 sampai enam tahun, dan usia mereka nanti ada sekitar 29 sampai 35 tahun," jelasnya.

Kegiatan Sosialisasi dan Deklarasi Penuntasan Ikut PAUD Satu tahun Pra SD Di Kabupaten Bangka dihadiri juga Bupati Bangka H. Tarmizi Saat dan Bunda PAUD Kabupaten Bangka, Hj. Mina Tarmizi, dan para asisten, Kepala SKPD serta lainnya.

Bupati dalam arahannya mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Kita untuk PAUD setiap desa sudah ada, bahkan ada yang lebih juga dan kita kuatkan dengan Keputusan dan Peraturan Bupati Bangka," jelas bupati.

selain itu juga, orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini mengungkapkan setiap anak yang berusia dini, wajib untuk mengikuti pendidikan pra sekolah.

"Nanti ada aturannya, kalau masuk SD, harus ikut PAUD dulu," tegasnya.

Sementara itu Padli selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka menjelaskan, deklarasi penuntasan enam tahun pra sekolah dimulai tahun 2017 dengan tujuan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar PAUD dengan memperkuat pengembangan karakter Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bangka, dan diharapkan seluruh anak usia dini dapat menempuh pendidikan pra sekolah sebelum memasuki sekolah dasar.

"Kita inginkan dapat terwujud generasi emas untuk masa depan yang cemerlang dan gemilang," katanya.

Sosialisasi dan deklarasi penuntasan enam tahun pra sekolah dimeriahkan juga dengan drumband anak PAUD dan juga seni tari yang melibatkan Lembaga PAUD dan Pendidikan Masyarakat yang ada.

-