REPORTASE BANGKA

Karnaval Budaya Sepintu Sedulang, Lestarikan Seni Budaya

04 Mei
11:09 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - Berbagai seni budaya Bangka seperti tari-tarian, permainan tradisional, adat nganggung sepintu sedulang, adat sembahyang rebut, dan lainnya ditampilkan dalam karnaval budaya yang digelar, Sabtu (29/04/2017) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-251 Kota Sungailiat.

Sebanyak 80 regu yang terdiri dari pelajar SD sebanyak 19 regu, pelajar SMP sebanyak 8 regu, SMA sebanyak 10 regu dan peserta umum sebanyak 11 regu mengikuti karnaval budaya dengan rute start dari Jalan Pemuda Sungailiat tepatnya di depan Kejaksaan Negeri Bangka dan finish di Lapangan Taman Sari Sungailiat Jalan Jend. Sudirman Sungailiat.

Start awal ditandai dengan pengibaran bendera oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Bangka, Arman Agus yang juga merupakan ketua panitia HUT Kota Sungailiat ke-251 yang mana para peserta menyusuri jalan Jenderal Sudirman dan tepat di panggung kehormatan di samping Kantor Disperindag atau tak jauh dari simpang Lampung Merah Pelabuhan Sungailiat, para peserta menampilkan atraksi di depan Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah, Wakil Ketua TP PKK Bangka, Hj. Mina Tarmizi, Wakil Ketua TP PKK Bangka, Suryani Rustamsyah, Ketua DWP Bangka, Hj. Diny Herlina Fery Insani, unsure Forkominda Bangka, para kepala OPD Pemda Bangka, dan para tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia, Arman Agus dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa karnaval budaya ini diselenggarakan untuk menyemarakkan HUT Kota Sungailiat ke-251 yang jatuh pada tanggal 27 April 2017 dan untuk melestarikan adat seni budaya Bangka dan juga menampilkan kreatifitas para pelajar dan peserta umum lainnya.

"Karnaval budaya sepintu sedulang ini merupakan atraksi seni budaya dalam rangka memeriahkan HUT ke-251 Kota Sungailiat tahun 2017,’’ungkap Arman.

Antusiasme para peserta dan penonton tampak di sepanjang jalan yang dilalui para peserta karnaval budaya dimana para peserta bersemangat dalam menampilkan kreasinya dan para penonton terlihat antusias menyaksikan hiburan yang ditampilkan. Walapun kota Sungailiat sempat diguyur hujan, para peserta dan masyarakat tetap mengikuti Karnaval tersebut sampai selesai.

Dalam karnaval budaya tersebut, panitia membuat aturan bahwa para peserta tidak diperbolehkan memberikan bingkisan kepada pejabat yang berada di panggung dan jika dilakukan maka pserta tersebut didiskualifikasi.

Wakil Bupati Bangka bersama dengan para pejabat lainnya mengikuti karnaval budaya tersebut hingga selesai dan sesekali terlihat berbaur dengan para peserta seperti mengikuti adat rebut, menaiki reog ponorogo, dan memberikan lambaian semangat kepada para peserta.

-





Lainnya di Reportase Babel
 

'Minggu Sore' Gerakan Pemantik Semangat Kalangan Millenial

Pangkalpinang - 'Minggu sore' suasana senduh yang membuat rindu. Lahir dari kegelisahan surutnya semangat berliterasi, berseni, dan berbudaya dikalangan pemuda. Sebagai upaya pemantik karya-karya generasi penerus secara konsisten dan berkelanjutan.Gerakan...

Baca Selengkapnya