REPORTASE BANGKA

55 PNS Pemkab Bangka Ikuti Diklat Tata Naskah Dinas

04 Mei
11:31 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - Bupati Bangka diwakili asisten Adminitrasi Umum Sekda Bangka Akhmad Mukhsin membuka Penddidikan dan Pelatihan Tata Naskah Dinas Kabupaten Bangka tahun 2017, Rabu (3/5) di Sungailiat.

Diklat diikuti 55 orang peserta yang merupakan PNS di lingkungan Pemkab Bangka yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Bangka yang membidangi tugas penyelenggaraan tata usaha.

Akhmad Mukhsin menjelaskan, naskah dinas merupakan informasi tertulis sebagai alat komunikasi kedinasan yang dibuat dan atau dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang.

Sedangkan tata naskah dinas adalah pengelolaan informasi tertulis yang meliputi pengaturan jenis, format, penyiapan, pengamanan, pengabsahan, distribusi, dan penyimpanan naskah dinas, serta media yang digunakan dalam komunikasi kedinasan.

Dikatakannya,tTujuan disusunya naskah dinas diantaranya, sebagai panduan dalam penyelenggaraan tata naskah dinas dan memperlancar tata komunikasi kedinasan dalam bentuk tulisan.

“ Diklat tata naskah dinas ini memiliki arti yang sangat penting karena merupakan bagian dari manajemen perkantoran yang cukup majemuk, baik naskah dinas masuk maupun yang keluar, yang memerlukan format dan pola – pola yang dibakukan disamping tata kearsipan, guna meningkatkan tertib administrasi kedinasan serta penerapan persuratan dinas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “ papar Mukhsin.

Menurutnya, fenomena yang masih terjadi di kabupaten Bangka dalam pengelolaan tata naskah dinas adalah terkadang masih belum memenuhi unsur tertib administrasi sebuah surat resmi pemerintahan seperti pemakaian KOP surat, penomoran surat, penggunaan stempel, oraganisasi perangkat daerah, hingga penggunaan logo pemerintah daerah yang bentuknya belum proporsonal.

Ia menuturkan, meskipun sebagian orang menganggap itu sederhana namun secara administrasi dapat memberikan efek keabsahan sebuah surat dan dapat menimbulkan persepsi surat tersebut asli atau palsu. “ Sejumlah surat resmi pemerintah yang kita terbitkan tidak menutup kemungkinan menimbulkan efek hukum yang positif bagi kita, bahkan ada yang memberikan efek negatif bagi kita,” ujarnya.

Melalui diklat Tata Naskah Dinas diharapkan para pegawai mampu mengupas, membahas dan menyelenggarakan pengelolaan tata naskah dinas secara tertib, baik dan benar.

Dikatakannya, dalam menghadapi tantangan kerja kedepan yang semakin berat dan kompleks diperlukan kesiapan, kesungguhan, ketelitian dan semangat serta pemahaman terhadap tata naskah yang merupakan bagian penting dari pemecahan masalah dan kelancaran kegiatan penyelenggaraan pemerintahan melalui kegiatan pembinaan masyarakat.

Kepada seluruh peserta diklat diharapkan agar dapat mempergunakan kesempatan tersebut sebaik – baiknya dalam menggali ilmu dan saling bertukar informasi sebagai upaya peningkatan kemampuan penyelenggaraan naskah dinas di lingkungan Pemkab Bangka.

Kesempatan itu Sekretaris Panitia Diklat Nining Lestari menjelaskan, tujuan pelaksanaan diklat untuk meningkatkan kompetensi sumber daya aparatur dalam penyelenggaraan tata naskah dinas.

Sedang nara sumber Diklat berasal dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Pejabat Pemkab Bangka.

Pembukaan Diklat dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah Kabupaten Bangka Surtam dan Kepala OPD lainnya di lingkungan Pemkab Bangka.

-







Lainnya di Reportase Babel