REPORTASE BANGKA

 Latest Headlines
   

1.488 Nelayan Bangka Ikut Asuransi Nelayan

04 Juni
14:56 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten Bangka terus memberikan perhatian yang lebih kepada masyarakat nelayan, pembudidaya dan petambah garam. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang nomor 7 tahun 2016.

"Kita bergerak cepat dan mendata langsung, 2.198 orang menjadi peserta asuransi, dan yang baru selesai diproses oleh Kementerian Perikanan Dan Kelautan RI ada 1.488 peserta," ungkap Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Ahmad Sapran, Senin (29/5/17) di Sungailiat.

Dilanjut Sapran sampai saat ini yang baru mengajukan klaim asuransi ada tujuh orang. "Pengajuannya tidak serentak, karena sesuai dengan kejadian, dua orang meninggal, bantuan untuk pengobatan satu orang, dan dalam proses ada dua orang meninggal dan dua orang dalam bantuan untuk pengobatan, dan danya sudah siap di Bank Pokja," terangnya.

Dikatakan Sapran lebih lanjut, untuk tahun 2017 ini, untuk klaim asuransi ini ada empat orang yang meninggal dunia bukan kecelakan di laut, satu orangnya mencapai Rp 160 juta per orang dan ditambah juga dengan bantuan pengobatan sesuai dengan kwintasi. "Jadi ada Rp 640 juta yang harus dibayarkan oleh asuransi Jasindo kepada nelayan kita, ada nelayan Sungailiat, Mendobarat, Belinyu, dan Merawang juga," katanya.

Terkait pembayaran premi ini, kata Ahmad Sapran untuk tahun pertama dibayar oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, namun tahun berikutnya dibayarkan melalui ApBD atau nelayan secara mandiri. "Untuk tahun ini pembayarannya Rp 175 ribu, namun tahun berikutnya ada kenaikan sepertinya mungkin sekitar Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu pertahun," katanya.

-