REPORTASE BANGKA

​Alami Ganguan Jiwa, Budi Serang Warga Dan Polisi

16 Agustus
12:07 WIB 2017

REPORTASE, Pangkalpinang - Aparat Polres Pangkalpinang dibantu warga akhirnya berhasil melumpuhkan Budi, Rabu (16/8/2017) dinihari.

Warga Jalan SMAN 4, Kelurahan Gabek 2, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang ini, mengamuk secara membabi buta dengan mengayunkan senjata tajam jenis parang dan celurit dari kamar tidur miliknya.

Pantauan reportasebangka.com berbagai upaya telah dilakukan Polisi bersama warga membujuk Budi agar keluar dari kamar dan meletakan senjata tajam yang di pegangnya.

Bahkan Satuan Sabhara, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Polsek Taman Sari bersama warga mendapat serangan balik ketika hendak membujuk Budi.

Petugas dibantu warga, terpaksa melakukan tindakan tegas dengan memukul kayu ke arah badan Budi dari jendela kamar yang dihuninya. Hal ini dilakukan lantaran ketika hendak di dekati siapa saja Budi melakukan perlawanan.

Upaya melumpuhkan Budi berhasil ketika jarum jam menunjukan pukul 02.00 dini hari.

Mendapat serangan dari warga sekitar, membuat tenaga Budi kehabisan. Hal ini dimanfaatkan langsung oleh Polisi dan warga dengan mendobrak pintu kamar dan langsung mengamankan Budi.

Budi harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Bakti Timah lantaran mengalami luka di kepala akibat benturan benda keras.

Kepada reportasebangka.com Lurah Gabek 1, M Irfan mengatakan bahwa Budi memang pernah mendapat perawatan di RSJ Sungailiat.

"Selama satu minggu dirawat di RSJ dan di vonis mengidap depresi, Budi juga termasuk aktif dalam menjalankan ibadah di Masjid Al Qurbah di lingkungannya, aktivitas Budi sehari berjualan baju di Pasar Pembangunan," jelas Irfan.

Terpisah tetangga Budi yang enggan di sebutkan namanya memang pernah melihat dan mendengar tingkah aneh Budi.

"Sering marah-marah sendiri, pernah saya dengar Budi marah-marah dari lantai 2 rumah kediamnnya pada jam 3 pagi," ungkap Konsultan ini.

Semantara itu, Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Raspandi membenarkan peristiwa tersebut.

"Mendapat laporan dari warga, anggota SPK bersama satuan lainnya langsung menuju kediaman Budi untuk melakukan pengamanan terhadap keluarga dan warga sekitar," pungkas Raspandi. (knt)

-