REPORTASE BANGKA

 Latest Headlines
   

6,3 Lahan Eks Tambang Ditanami Tanaman Holtikultura

20 Agustus
01:41 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - PT. Timah (Persero) Tbk bekerjasama dengan Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (13/7/17) melakukan penanaman untuk reklamasi lahan eks tambang seluas 6,3 hektar di Desa Tutut Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pilot project PT Timah dengan Polda Bangka Belitung dalam program Bhabinkamtibmas Go Green. Selain itu juga dilakukan penebaran bibit ikan di kolong eks tambang.

Sekretarris Perusahaan PT Timah, Nuradi Kuncoro mengatakan kerjasama reklamasi ini merupakan bagian dari komitmen PT Timah sekaligus upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan swasembada dan ketahanan pangan.

"Kita pagi ini menanam jenis tanaman produkstif sebanyak 630 pohon seperti mangga, rambutan, nangka dan lainnya," ungkap Nuradi.

Nuradi mengatakan, sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan kerjasama tersebut, PT Timah juga melibatkan masyarakat, Bhabinkabtibmas dana Babinsa untuk ikut terlibat langsung dalam proses penanaman dan pemeliharaan.

"Kedepan kegiatan ini dapat membangun pola pandang masyarakat bahwa kegiatan penambangan dapat dilakukan secara berkelanjutan, dimana setelah kegiatan penambangan berakhir dapat dilanjutkan dengan pengelolaan tanaman produkstif di lahan eks tambang sehingga bermanfaat secara optimal," harapnya.

Selain itu juga, katanya, kegiatan penanaman ini dapat mendukung reklamasi PT Timah dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa.
Alwin Akbar selaku Direktur Operasi PT Timah mengungkapkan, lahan eks tambang di Desa Tutut ini dulunya pernah direklamasi, namun sekarang keadaannya menjadi lahan tidur.

"Untuk itu kami harapkan kerjasama dengan Polda Babel ini, bisa berhasil sampai akhir," jelas Alwin.

Sementara itu, Bupati Bangka H. Tarmizi Saat sangat memberikan apresiasi kepada PT Timah termasuk PT AKS yang telah peduli terhadap lingkungan. "Kita tidak ada persoalan mengenai lahan, yang penting cara memodifikasi dang mengelolanya," jelas bupati yang juga seorang petani ini.

Kedepan juga, orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini berharap kedepan tanah yang sudah direklamasi ini dapat diserahkan kepada pemerintah daerah dan selanjutnya menjadi tanah desa sehingga menjadi tanah kas desa. selain itu juga untuk mendukung visi misi Pemerintah Dareha Kabupaten Bangka yakni Mewujudkan Pertanian Yang Tangguh dan Meningkatkan Sumber Daya Alam yang lestari.

"Buat suratnya nanti ke PT Timah, sehingga bisa menjadi tanah kas desa, dan bisa melalui dana ApbDes untuk pemeliharaannya," harapnya.

-