REPORTASE BANGKA

Ini Langkah Yang Akan Dilakukan Pemkab Bangka Dari Gambaran APBN 2017

20 Agustus
03:18 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - Bupati Bangka H. Tarmizi Saat pada malam resepsi kenegaraan, Jumat (18/8/17) di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengungkapkan dengan telah dibacakan APBN oleh Presiden Joko Widodo pada pidato kenegaraan pada tanggal 16 Agustus 2017 yang lalu, secara umum pembiayaan anggaran adalah Rp 325,9 triliun, dan untuk transfer daerah ada Rp 761 triliun.

Diakui orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini, dampak untuk daerah sangat signifikan untuk dapat dibahas nantinya.

"Ada enam untuk pembahasan pada APBD 2017 bersama dewan nantinya," ungkap bupati.

Keenam dampak yang tergambar tersebut yakni perbaikan ekonomi yang harus terjaga, penerimaan negara harus ditingkatkan dengan akan diluncurkan akselerasi PAD.
"Akselerasi PAD itu, kalau orang naik motor atau mobil, naik gigi dua, tiga dan empat, kalau kita sudah jalan, perlu percepatan, kalau percepatan itu biasanya S per T, Jarak bagi Waktu, sekarang A P per T, Percepatan dibagi Waktu, nanti arahnya kesana," ungkap mantan sekda Bangka.

Selain itu juga, Kabupaten Bangka harus memprioritaskan program terfokus seperti penurunan kemiskinan, kesenjangan, lapangan kerja, dan perubahan ekonomi. Selanjutnya sambung bupati adalah pelayanan yang semakin baik, defisit terjaga, pelayanan dan dipersuasinya dipermudah.

"Di Kabupaten Bangka, kita perlu mengatualisasikan program dari pemerintah pusat," katanya.

Untuk itu, lanjut orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut, selain 38 program strategis yang digulirkan, untuk tahun 2018 nanti, harus melihat program yang ada di APBN. "Pertama kelanjutan dari progam Senja, Selapis, Rata, Kasi, Jujur dan Sabili dengan adanya Desa Mantap yakni Mandiri Tahan Pangan dengan tujuan untuk mengembangkan bercocok tanam atau merdeka," katanya.

Selanjutnya kata bupati, Pemkab Bangka akan mengembangkan Gerbang Mapan, Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai dengan tujuan untuk mempercepat infrastruktur pantai, Gerakan Bersama Rakyat untuk penataan kawasan kumush dan miskin, Gerakan Gemah Ripah yakni gerakan masyarakat mandiri sampah dengan tujuan untuk membentuk kawasan sampah terpadu, dan terakhir ada Program Jalin Rasa yakni kerjasama lintas menuju rakyat sejahtera, bisa bekerjasama dengan perusahaan dan pihak lain juga. Dan sebagai pamngkusnya, ada Gebrak Si Pintar, yakni Gerakan Berantas Kemiskinan melalui Simpan Pinjam Terpadu.

"Semua ini akan kita gulirkan, bupati sudah ada program tinggal SKPD yang menjalankan, tidak perlu memikirkan anggarannya seperti apa," tukasnya.

Tags :

-

Berita Terkait
 

​Prof Udin Pastikan Bangun Pabrik Pengolahan Zircon dan Elminit

REPORTASE, Pangkalpinang- Sebagai langkah nyata dalam menjadikan Pangkalpinang sebagai Kota Industri, Prof Saparudin MT. P.hd yang merupakan calon Walikota Pangkalpinang memastikan akan membangun pabrik industri pengolahan mineral ikutan Timah yakni...

Baca Selengkapnya
Lainnya di Reportase Babel