REPORTASE BANGKA

Puluhan Wartawan Babel Gelar Aksi Damai

Aksi damai puluhan wartawan di depan Mapolda Babel Aksi damai puluhan wartawan di depan Mapolda Babel
28 September
21:42 WIB 2017

REPORTASE, Pangkalpinang - Wartawan Babel menggelar aksi keprihatinan dan solidaritas di depan pintu gerbang Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (29/9/2017) pagi.

Aksi puluhan wartawan dari media cetak, online serta televisi berkumpul di pintu masuk kantor Kepolisian tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap rekan seprofesinya yang tengah tersandung kasus hukum.

Disa Aryandi, Wartawan Pos Belitung (Grup Tribun Kompas Gramedia), mengalami pengeroyokan serta intimidasi saat melakukan peliputan sebagai jurnalis oleh sekelompok oknum LSM Intel serta oknum wartawan tabloid mingguan.‎

Membawa spanduk bertuliskan beragam pernyataan, rombongan ini berbaris tepat di pintu masuk kantor Kepolisian Babel sambil berorasi.

Tulisan berupa kecaman untuk mengusut tuntas kasus ini hingga keluh kesah dalam menjalani profesi jurnalistik dituangkan sejumlah pewarta di spanduk yang ada.

Dalam orasinya, Rudi Syahwani terkait kasus kekerasan terhadap wartawan, pihaknya berharap Kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini sesuai hukum yang berlaku.‎‎

"Kami menolak keras, aksi ini membuktikan masih ada hal serupa terjadi pada profesi kami. Jangan sampai kedepannya ada lagi kejadian serupa," jelas koordinator aksi dalam orasinya.

Meskipun diguyur hujan, Dirinya menegaskan untuk tetap meneruskan aksi damai ini. "Meskipun hujan kita tetap bertahan, ini membuktikan kepedulian terhadap rekan kami di sana," tambahnya.‎

Selain itu, Ketua PWI, Fathur serta perwakilan dari media massa Bangka Pos, Dodi serta Tedi Malaka mengharapkan hal serupa dapat diselesaikan secara tuntas.

‎Sejumlah pewarta ini juga meminta langsung Kapolda Kepulauan Babel, Brigjen (Pol) Syaiful Zahri untuk menemui para jurnalis ini dalam menyikapi kasus yang tengah dihadapi rekan seprofesinya tersebut.

Kabid Humas Polda Kepulauan Babel, AKBP Abdul Munim langsung menemui para jurnalis untuk menjadi penyambung aspirasi kepada pimpinannya.

Pihaknya memastikan kasus yang tengah dialami oleh pewarta di Belitung akan diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

-