REPORTASE BANGKA

Jajaran BPBD Babel Diminta Siaga Banjir‎

17 Oktober
08:56 WIB 2017

REPORTASE - Pangkalpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung meminta BPBD Kabupaten/Kota mulai meningkatkan kewaspada terhadap musibah banjir.

Kepala BPBD Babel Najamudin mengatakan, saat ini seluruh wilayah di Babel sudah memasuki musim hujan.

"Kita selalu bekerja sama dengan BMKG, untuk mengetahui prediksi hujan apakah itu intensitas ringan, sedang ataupun lebat, sehingga kita bisa mengantisifasi terjadinya banjir," jelas Najamudin.

Saat ini, BPBD sulit sekali memprediksi mana saja daerah rawan banjir, memang sudah ada pemetaannya, namun terkadang wilayah yang banjir justru di luar pemetaan.

"Sulit kita prediksi, terkadan daerah yang tidka banjir ternyata banjir, makanya kita tetap berkoordinasi dengan kabupaten/kota," tegasnya.

‎

BPBD Provinsi menurutnya sudah menghimbau seluruh BPBD, mempersiapkan semua sarana prasarana dan personil, sebab jika terjadi musibah bisa di tangani langsung.

"Personil TRC kita di provinsi 38 orang, belum lagi Kabupaten/Kota, intinya kita siagakan semua, supaya benar-benar siap jika ada musibah banjir," lanjut Dia.

Untuk saat ini BPBD Babel masih membutuhkan perahu karet sebab jumlah perahu yang ada saat ini baru 11 unit.

"kita sudah minta tambahan perahu karet, perahu yang ada saat ini masih kurang, mudah-mudahan ada tambahan 5 unit tahun ini," ungkap dia.

Sementara untuk nggaran di BPBD sendiri baik belanja langsung maupun tidak langsung ada kenaikan anggaran.

"Tahun 2017 Rp.14 miliar sedangkan tahun 2018 Rp.15 miliar, bertambah Rp.1 miliar untuk tahun 2018," ujar Najamudin.

"Dana tanggap darurat dari Rp.2 miliar tahun 2016 meningkat menjadi Rp.5 miliar dan 2018 pun sama Rpm5 miliar,"tututpnya.

Terpisah, Bupati Bangka Tengah Ibu Saleh meminta masyarakat di Bangka Tengah selalu berdoa untuk tidak mengharapkan musibah banjir terjadi.

"Kita berdoa saja agar tidak terjadi banjir, kita jangan mengharapkan banjir," pinta Bupati.

Banjir di Bangka Tengah bukan faktor hujan, karena rob atau pasang air laut.

"Kan Bateng ini di kelilingi laut semua, kita waspadanya pada pasng surut air laut atau Rob," ungkap dia. (rnd/red)

-





Berita Terkait
Lainnya di Reportase News
 

Soal Banjir, Udin Edison Siapkan Normalisasi Saluran Primer Dan sekunder

REPORTASE, Pangkalpinang - Banjir kembali menerjang Kota Pangkalpinang, Jumat (27/4/2018) hujan dengan intensitas lebat membuat beberapa titik Kota Pangkalpinang dilanda banjir.Mendengar musibah banjir tersebut, Prof. Saparudin MT.PhD dan dan Drs.H.Edison...

Baca Selengkapnya