REPORTASE BANGKA

Dinas Kesehatan Sleman Studi Banding ke Bangka

26 Oktober
02:55 WIB 2017

REPORTASE, Suangailiat - Program Pembangunan di Bidang Kesehatan di Pemkab Bangka, ternya menggelitik Aparatur Kesehatan Kabupaten Sleman, DIY, untuk melaksanakan study banding dan komparatif di Kabupaten Bangka.

Terbukti Dinas Kesehatan Pemkab Sleman melaksanakan kunjungan kerja untuk melihat dan belajar mengenai program Akreditasi Puskesmas serta program kesehatan lainnya seperti Arisan jamban Ibu, Si Resti Cikar, Bumil Resti, PSC 119 Sepintu Sedulang, E-Pus, SMS Bunda Cerdas dan lain-lain.

Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Kesehartan Pemkab Sleman dr Nuruhaya, M.Kes ketika rombongan Dinas Kesehatan Pemkab Sleman diterima diterima kepala Dinas Kesehatan Pemkab Bangka dr. Then Suyanti di di Aula pertemuan PONED Puskesmas Petaling, Selasa (10/10).

Menurut dr. Nuruhaya, M.Kes bahwa tujuan utama kaji banding mereka adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang sudah dilakukan selama ini di Kabupaten Sleman.

“Sudah 25 Puskesmas di Kabupaten Sleman telah terakreditasi saat disurvei pada tahun 2015, saat ini dalam masa penyempurnaan untuk dilakukan reakreditasi di tahun 2018 mendatang. Sehingga diras perlu untuk lebih menggali regulasi-regulasi yang dirancang untuk mempertahankan Akreditasi yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, dr. Then Suyanti menguraikan Geliat pendampingan Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Bangka telah dimulai dari kurang lebih tiga tahun yang lalu. Tantangan terbesar adalah perubahan pola fikir dan pola kerja dari seluruh pegawai Puskesmas mulai dari level pimpinan, pejabat fungsional hingga ke supir dan cleaning servis.

“Tantangan kita Mendorong membudayanya bekerja sesuai standar operasional prosedur, kesiapan Puskesmas menerima kritik, saran dan masukan dari masyarakat, meningkatkan kemampuan menganalisis data, sehingga menjadi dasar perencanaan yang bermutu dan berkesinambungan” urai dr. Then Suyanti.

Lebih lanjut menurut dr Then Suyanti, Puskesmas di Pemkab Bangka yang telah mendapat sertifikat Akreditasi Utama ada 4 Puskesmas yakni Petaling, Baturusa, Bakam, dan Belinyu. Ada 2 Puskesmas Akreditasi Madya yakni Puskesmas Kenanga dan Riau Silip.

Pendekatan yang dipakai dalam akreditasi Puskesmas adalah keselamatan dan hak pasien dan keluarga, dengan tetap memperhatikan hak petugas. Prinsip ini ditegakkan sebagai upaya meningkatkan kualitas dan keselamatan pelayanan.

“ Prinsip dan dasar yang diterapkan dalam Sistem Kesehatan Nasional yaitu mengutamakan soal hak asasi manusia dan responsif gender juga diusung dalam akreditasi Puskesmas untuk menjamin bahwa semua pasien mendapatkann pelayanan dan informasi yang sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien, tanpa memandang golongan sosial, ekonomi, pendidikan, jenis kelamin, ras maupun suku,” imbuhnya.

Rombongan Dinas Kesehatan Pemkab Sleman berjumlah 42 orang yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sleman Jogjakarta, 26 Orang Kepala Puskesmas 15 orang Kabid Kasi dari Dinas Kesehatan.

Di akhir sesi pertemuan, team juga berdiskusi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka didampinya Kepala Puskesman Petaling, Birman SKM beserta staff beserta terkait strategi Puskesmas Petaling sehingga mendapat prestasi Puskesmas sebagai FKTP Berprestasi.

-