REPORTASE BANGKA

Pemkab Bangka Dapat Penghargaan Smart City Nusantara Dari PT. Telkom Indonesia

01 Desember
00:11 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten Bangka akhir tahun 2017 banyak mendapat pengakuan baik dari tingkat provinsi, nasional, dan lembaga lainnya. Hal ini diungkapkan Bupati Bangka H. Tarmizi Saat beberapa waktu yang lalu. Terkait penghargaan, satu lagi penghargaan diterima Pemerintah Kabupaten Bangka yakni penghargaan dari Telkom Indonesia sebagai Pemerintah Kabupaten / kota yang telah mengimplementasikan Smart City Nusantara. Rencananya, General Manajer PT Telkom Indonesia akan menyerahkan piagam penghargaan Implementasi Smart City Nusantara, Rabu (29/11/17) di Kantor Bupati Bangka.

Bupati Bangka H. Tarmizi Saat mengungkapkan penggunaan dan menjadikan Sungailiat menjadi salah satu kota smart city di Indonesia merupakan sebuah konsep kota yang mampu menggunakan dan menggerakkan sumber daya manusia, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat. Memasuki tahun 2017, Kota Bersih Tertib dan Aman ini di bawah kepemimpinan Bupati Bangka Tarmizi Saat dan Wakil Bupatinya Rustamsyah semakin meningkatkan kualitas untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, semua urusan termasuk tentang pelayanan merupakan urusan yang dijalankan bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Salah satu targetnya dengan menciptakan Sungailiat sebagai Smart City," ungkap bupati, Selasa (28/11/17) di Jakarta.

Dikatakan mantan Sekda Bangka itu, banyak faktor untuk menentukan keberhasilan Sungailiat smart city tersebut, seperti pemikiran masyarakat yang harus diubah, karena Kabupaten Bangka ini mempunyai banyak keanekaragaman, mulai dari pemahaman, suku, agama dan lainnya. "Sumber daya manusia harus siapkan terlebih dahulu sehingga melahirkan satu visi dan tujuan untuk smart city ini," harapnya.

Selain itu, untuk menciptakan smart city, orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut juga mengharapkan adanya perangkat lunak untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kita birokrasi harus memikirkannya, karena perangkat lunak seperti komputer dan segala macamnya harus dipersiapkan dengan baik dan matang, termasuk juga sinergitas para akademisi, pengusaha, masyarakat dan birokrasi itu sendiri harus berjalan bersama, sekarang ada kurang lebih 26 aplikasi yang bisa dilakukan dan kita telah kerjasama dengan Dinkomifo Kota Bandung," harapnya.

Sementara itu, beberapa waktu yang lalu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bangka, H. Asmawi Alie mengungkapkan Kabupaten Bangka telah melakukan perjanjian kerjasama antara Pemkab Bangka melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Bandung beberapa waktu lalu tentang aplikasi Smart City, diharapkan dapat terus berjalan dengan lancar. Asmawi juga mengatakan, aplikasi smart city tersebut dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten Bangka dalam mengolah tata kelola pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga lebih efektif, dan efisien.

“Banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah pekerjaan, memberikan pelayanan kepada masyarakat di kabupaten Bangka ini,” jelasnya.

Ditambahkan Asmawi, penggunaan aplikasi Smart City bertujuan untuk pengembangan penerapan dan implementasi teknologi digital atau Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK), yang diaplikasikan pada sebuah wilayah untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu juga, pengaplikasian pelayanan publik kepada masyarakat dengan menggunakan software aplikasi untuk melakukan tugas-tugas penunjang produktivitas kerja dengan tujuan meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

“Kita ini sudah ada, tinggal koordinasi dan intergal semuanya, ibaratnya Kominfo jadi terminalnya, sementara itu Dinas-dinas jadi angkotnya, saling bersinergi semuanya, pusatnya di Kominfo tutupnya.

-

Lainnya di Reportase Babel
  Bupati Bangka H Tarmizi Saat menerima penghargaan Swasti Saba Wistara

Bupati Bangka Terima Penghargaan Swasti Saba Wistara dari Menteri Kesehatan RI

REPORTASE, Sungailiat - Kabupaten Bangka kembali meraih penghargaan. Kali ini penghargaan diraih kabupaten Sepintu Sedulang ini sebagai kabupaten sehat yang dilambangkan dengan trophy Swasti Saba Wistara Dibawah kepemimpinan Bupati dan...

Baca Selengkapnya