REPORTASE BANGKA

Cuaca Ekstrim, Basarnas Imbau Nelayan

18 Desember
18:45 WIB 2017

REPORTASE, Sungailiat -Badan SAR Nasional (Basarnas) Pangkalpinang meminta warga yang beraktivitas di laut mewaspadai cuaca ekstrim di bulan Desember penghujung tahun. Khususnya nelayan yang kerap beraktivitas di laut diminta dilengkapi peralatan keselamatan maupun alat komunikasi memadai agar bisa mengantisipasi cuaca buruk.

"Khusus bagi nelayan kita menghimbau karena cuaca alam yang ekstrim, curah hujan tinggi, angin dan gelombang besar tentunya harus lebih waspada," jelas Kepala Basarnas Pangkalpinang melalui Kasi Operasional, Cornelis di Sungailiat, (18/12/17).

Nelayan diharap mempersiapkan diri dengan mengecek perlengkapan melaut seperti mesin, kondisi kapal, serta diminta membawa pelampung penyelamat. Apabila terjadi sesuatu hal tak diinginkan diminta untuk segera memberi informasi guna diberikan bantuan penyelamatan oleh tim Basarnas maupun pihak lainnya.

"Infomasi apabila ada nelayan yang hilang segera menghubungi, jangan telat menginfokan kita posisinya," ujar Cornelis.

Mengenai kondisi beberapa nelayan yang tak membawa alat komunikasi ponsel maupun berada di area tanpa sinyal ia meminta adanya alat radio. Nelayan dianjurkan bekerjasama dengan organisasi radio amatir seperti ORARI atau RAPI agar komunikasi berjalan lancar walau diarea tanpa sinyal selular. Pihak ORARI dan RAPI pun diharap membantu para nelayan yang membutuhkan bantuan komunikasi alat radio HT (Handy Talky).

"Alat komunikasi itu kalau pakai handphone mungkin tidak dapat sinyal di laut itu. Tentunya di sini lah letaknya ORARI, RAPI membantu nelayan kita di laut sehingga bisa berkomunikasi. Kita juga dengan RAPI ketika ada informasi udah pasti mereka menginformasikan ke Basarnas sehingga tidak lost contact," tukasnya.

Mengenai cuaca buruk yang terjadi diperkirakan sampai akhir bulan Desember hingga Januari 2017 masih buruk. Kondisi pun terjadi di setiap bulan Desember tiap tahun sehingga masyarakat khususnya para nelayan diminta waspada. Basarnas Pangkalpinang pun sudah meningkatkan kesiagaan dalam kondisi musim hujan ini dibanding dengan waktu biasa.

"Kalau musim penghujan seperti ini kita disiagakan, kalau hari-hari biasa yang tidak ekstrim cuacanya kita siaga tetap ada tetapi tidak semua anggota disiagakan. Posisi saat ini anggota kita disediakan di kantor untuk mewaspadai banjir, termasuk nelayan," pungkasnya. (Maulana)

-