REPORTASE BANGKA

Bagi-Bagi Token Listrik, Timses Paslon Wali Kota dan wakil Wali Kota Dilaporkan Polisi

05 Maret
23:29 WIB 2018

REPORTASE, Pangkalpinang - Dugaan pelanggaran pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang yang dilakukan tim sukses pasangan calon nomor empat (4) akhirnya dilaporkan ke Polres Pangkalpinang, Senin (5/3/2018).

Laporan ke pihak Kepolisian ini, menindak lanjuti laporan dari temuan Panwascam Rangkui yang melaporkan adanya bagi-bagi pulsa token listrik.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kota Pangkalpinang Ida Kumala, SH membenarkan telah dilaporkan tim sukses calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota ke sentra Gakkumdu.

"Sudah dilaporkan tadi oleh koordinator Gakkumdu Novrian Saputra divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Panwaslu Pangkalpinang ke pihak kepolisan," singkat Ida Kumala.

"Sebelumnya kami melakukan klarifikasi terhadap saksi, terlapor, Gakkumdu untuk dilakukan pengkajian dan penyidikan setelah dilakukan pembahasan, maka temuan Panwascam Rangkui di dilakukan penyelidikan ke pihak kepolisian," jelas Ida Kumala.

Ditambahkan Ida Kumala, pelanggaran yang dilakukan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang terjadi di Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui pada 25 Februari 2018 lalu.

"Dari hasil klarifikasi, tim sukses di dampingi calon Wakil Wali Kota mengisi token listrik senilai 20 ribu rupiah, dan dari dokumentasi PPL kami terlapor melakukan pengisian pulsa ke 3 rumah," kata Ida Kumala.

"Proses selanjutnya adalah menunggu hasil dari penyidikan kepolisan nanti akan di tindak lanjuti kejaksaan untuk dibawa ke pengadilan," tutur Ida Kumala.

Sementara Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M. Saleh membenarkan dugaan pelanggaran pemilihan Pilwako Kota Pangkalpinang.

"Memang benar, anggota Panwaslu Pangkalpinang datang ke Polres Pangkalpinang untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang dan saat ini sudah dilaporkan ke sentra gakkumdu," ujar AKP Saleh. (Kentung) 

-