REPORTASE BANGKA

Pemkab Babar Dukung Pembangunan PLTG di Kawasan Pariwisata

09 Maret
23:04 WIB 2018

Reportasebangka. Com, Muntok - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Suwito mengatakan kepada LN 9/3/2018 bahwa dirinya mendukung rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di kawasan pariwisata pantai Batu Rakit Muntok Bangka Barat.

Gubernur Erzaldi beberapa waktu yang lalu (19/2) mendatangi Bangka Barat dalam rangka rapat koordinasi yang berkenaan dengan izin lokasi dan progres pembangunan PLTG yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang rencananya akan bekerjasama dengan PT Muntok Listrik Utama. Saat itu Erzaldi sendiri yang membenarkan bahwa PLTG ini akan dibangun di kawasan Pariwisata Batu Rakit Kecamatan Muntok.

Setelah dua minggu berlalu, Suwito selaku Kepala Dinas Pariwisata Bangka Barat mengungkapkan bahwa tidak masalah akan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa ia tidak ada masalah jika proyek pembangunan PLTG tersebut dilakukan di kawasan pariwisata.

"Setelah dilakukan survei dan akan dibangun PLTGU disitu ya sah-sah saja, dan saya welcome" ungkap Suwito

Suwito menambahkan bahwa ia tidak bisa melakukan apa-apa terkait PLTGU karena diluar wewenang Dinas Pariwisata Bangka Barat, lalu ia juga menjelaskan bahwa pembangunan PLTGU dikawasan Batu Rakit tersebut tidak akan mengganggu Batu Rakit sebagai destinasi wisata, bahkan ia mendukung dan berharap PLTGU ini akan mendukung Pariwisata di Bangka Barat.

"Kita berharap dengan adanya PLTGU akan menunjang pariwisata, karena apa, karena listrik merupakan kebutuhan" ujar Suwito. (Alif)

Tags :

-







Berita Terkait
 

Wakil Walikota Palembang Kunker ke Bangka

REPORTASE, Sungailiat - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan melakukan study banding bidang pariwisata ke Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung untuk melihat pengembangan pariwisata di Bumi Sepintu Sedulang.Kedatangan rombongan Pemkot Palembang,...

Baca Selengkapnya
Lainnya di Ekbis
 

Jika Temuan ICW Benar, Royalti untuk Daerah Makin Besar

REPORTASE, Pangkalpinang - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengindikasikan ada kecurangan dalam praktik pertambangan dan penjualan timah hingga menyebabkan hilangnya nilai perdagangan yang ditaksir mencapai Rp 68,9 triliun.Menanggapi hal itu, Sekretaris...

Baca Selengkapnya