REPORTASE BANGKA

​Kembangkan UMKM, Udin Akan Ciptakan Rumah Produksi


22 Maret
14:06 WIB 2018

REPORTASE, Pangkalpinang - Usaha Mikro Kecil Menegah menjadi salah satu program unggulanpasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang Prof Saparudin M.T Ph.D dan Drs.H.Edison Taher.

Hal ini disampaikan Profesor Udin dan Drs. Edison Taher ketika melakukan kampanye dialogis di Kelurahan Bukit Sari, Kota Pangkalpinang pada Rabu (21/3/2018) Sore.

Profesor Udin menjelaskan, melihat banyak usaha kecil yang belum maksimal dikembangkan. Udin mengatakan salah satu program kerja yang dijanjikannya, yakni memberi modal, pemasaran dan pelatihan bagi pengusaha kecil.

Menurut Udin, banyak sekali usaha kecil, usaha mikro, khususnya produk makanan tradisional yang berharap akan semakin diperhatikan.

"Terutama juga terkait dengan modal, pemasaran dan pelatihan ketrampilan untuk mengembangkan usaha mereka dan itu komitmen kami, saya dan Pak Edison," kata Guru besar Universitas Sriwijaya ini.

Selanjutnya, Prof Udin menambahkan, program tersebut akan didukung dengan sebuah rumah produksi yang akan didirikan pada setiap kelurahan. Di rumah produksi nantinya juga akan difasilitasi pengemasan produk UMKM tersebut.

"Kita akan dirikan rumah produksi disetiap kelurahan, nantinya di rumah produksi tersebut produk akan dihasilkan dan sudah dalam kemasan," terangnya.

Tidak hanya sampai di sini, nantinya rumah produksi di tiap Kelurahan menghasilkan produk yang berada. Sehingga ragam produk tersebut bisa menambah kekayaan produk UMKM yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Pangkalpinang.

"Kita harapkan setiap kelurahan menghasilkan produk yang berbeda. Jadi ada 42 kelurahan akan menghasilkan produk yang tidak serupa," tuturnya.

Selanjutnya, Prof Udin katakan, dukungan juga akan menyentuh sisi hak cipta merek dagang dan sertifikat kehalalan produk. Semua itu akan difasilitasi langsung dan pelaku UMKM tidak perlu pusing.

"Hak merek atau dagang semua kita fasilitasi, sertifikat halal juga akan kita (Pemerintah Kota) bantu, karena itu tanggung jawab pemerintah," terangnya. (Kentung) 

Tags :

-