REPORTASE BANGKA

Kades Belo Laut Siap Mundur dari Jabatan, Ini Penyebabnya

22 Maret
14:50 WIB 2018

REPORTASE, Muntok - Rapat koordinasi penggunaan dana desa tahun anggaran 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, pemberdayaan masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Barat berlangsung alot dan lama.

Pantauan Reportase Bangka, Kamis, (22/03/2018) diskusi alot dan panjang dipicu penyampaian penolakan dari kades belo laut mengenai swakelola dan memilih untuk tidak lagi menjadi kades jika disuruh melaksanakan swakelola.

"Saya kepala desa pertama yang tidak setuju dengan swakelola didesa pak, kalo diharuskan memilih apa harus swakelola atau berhenti jadi kepala desa saya milih berhenti pak ini menurut saya," pungkas kades belo laut Amri Saimi dalam forum.

Menurutnya, swakelola di desa belo laut ada tiga yang gagal karena salah satunya pekerjaan banyak tidak selesai, sementara penyerapan anggaran sudah diatas 50%. Dengan adanya masalah ini ditakutkan pertanggungjawaban proyeknya ke kepala desa.

"Kalo disuruh milih swakelola atau dengan saya mundur, saya milih mundur pak, asli," tegasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengatakan, sebenarnya kitakan tidak menghendaki itu, maka baiknya nanti ke musyawarah desa dulu.

"Jika ternyata nanti musyawarah desa mau menghendaki padat karya (swakelola) dan tidak sesuai dengan keinginannya ya silahkan ada mekanismenya, dia mau mengusulkan atau membuat surat pengunduran,"bujar Zamrul Arifin kepada Reportase Bangka. (cal)

Tags :

-







Lainnya di Reportase Babel
 

​Polres Bangka Barat Bagikan 800 Kantong Daging Qurban

Muntok - Sebanyak 800 kantong daging qurban dari hasil penyembelihan 10 ekor sapi dan tujuh ekor kambing yang dilakukan keluarga besar Polres Bangka Barat, dibagikan ke sejumlah warga yang kurang...

Baca Selengkapnya