REPORTASE BANGKA

​Kasus Dugaan Money Politik Pilwako Pangkalpinang Siap Di Sidangkan


09 April
19:46 WIB 2018

REPORTASE, Pangkalpinang - Berkas kasus dugaan pidana pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang tahun 2018, dengan tersangka Ismiryadi alias Dodot sudah dinyatakan lengkap.

Hal ini di tandai dengan penyerahan berkas tahap II dan barang bukti oleh Satreskrim Polres Pangkalpinang kepada pihak Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Senin (9/4/2018).

"Hari ini kami sudah melakukan penyerahkan berkas kasus dugaan pidana pemilihan P21 atau tahap II ke Kejaksaan Negeri Pangkalpinang dan kelengkapan berkas, barang bukti dan tersangkanya sudah kami limpahkan ke Kejaksaan, dan kedepan, kami akan terus mendampingi pihak Kejaksaan sebagai mitra dari Gakkumdu," jelas Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Saleh.

Penyerahan berkas, barang bukti dan tersangka disaksikan penasehat hukum tersangka Saleh, SH Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Pangkalpinang Raden Is Juniyanto, Kasi Intel Hendi Arifin dan anggota Bawaslu Kota Pangkalpinang.

Kasipidum mengatakan, setelah P21 maka secepatnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pangkalpinang agar bisa segera disidangkan.

"Secepatnya dalam 5 hari kerja kita akan ajukan ke Pengadilan Negeri untuk disidangkan, ini sekitar 20 an barang bukti, jadi nanti teman-teman media bisa datang pada saat persidangan nanti," singkat Raden.

Terpisah, kuasa hukum Ismiryadi, Saleh, SH mempermasalahkan ketidak cocokan surat penyidik yang mencantumkan pasal 109 KUHP ayat 2 tentang penyidikan penghentian perkara jika tidak memenuhi unsur dan bukti.

"Ini sudah sampai tahap dua kami sebagai PH bapak Ismiryadi tentunya terkejut saya kira hari ini penghentian perkara klien kami, karena penyidik Reskrim Polres Pangkalpinang mencantumkan pasal 109 ayat 2. Selain itu tidak ada penjelasan dari pihak JPU terkait penjelasan masalah ini, jelas Saleh.

Ditambahkan Kuasa Hukum Ismiryadi, pihaknya bersikeras apa yang dilaporkan tidak melanggar aturan kampanye.

"Ini kan tempat kejadiannya di rumah milik pimpinan ranting PKB, PKB merupakan partai pengusung klien kami dan itu sudah dikonfirmasi oleh ketua rantingnya," ujar Saleh SH.

Sebelumnya, Ismiryadi alias Dodot calon wakil wali kota pangkalpinang nomor urut 4 pada Senin (5/3) dilaporkan ke Polres Pangkalpinang terkait dugaan pelanggaran kampanye yaitu bagi-bagi token listrik saat tertangkap petugas pengawasan melekat yang dilakukan panitia pengawas lapangan Kecamatan Rangkui.

Dodot sendiri ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (9/3) lalu. Jika nantinya terbukti melakukan pidana pemilu berupa money politik, tersangka dikenakan sanksi minimal 36 hingga 72 bulan (Kentung)

Tags :

-