REPORTASE BANGKA

Dukung UMKM Berkembang, Udin Edison Akan Kucurkan Kredit Tanpa Anggunan

21 April
12:32 WIB 2018

REPORTASE, Pangkalpinang - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Pangkalpinang menjadi salah satu fokus kinerja pasangan calon Walikota Prof. Saparudin MT.PhD dan Wakil Walikota Drs. H. Edison Taher untuk meningkatkan perekonomian Kota Pangkalpinang berbasis ekonomi kerakyatan.

Untuk mengembangkan sektor industri Usaha Mikro Kecil Menengah di Pangkalpinang, peran pemerintah daerah sangatlah penting seperti memberikan akses permodalan, pemasaran serta pelatihan keterampilan.

Dalam mengembangkan UMKM pasangan nomor urut dua (2) ini telah mempunyai konsep serta strategis agar pengusaha menengah kebawah ini bisa bersaing di tingkat lokal maupun nasional.

Hali ini disampaikan calon wakil walikota Pangkalpinang Edison Taher saat ditemui reportasebangka.com di sela-sela kesibukan kampanye, Sabtu (21/4/2018)

"Ada sekitar 700 an UMKM yang terdata baik yang baru menjalankan usaha maupun yang sudah lama berjalan, konsepnya Pemerintah Kota Pangkalpinang akan bekerjasama dengan Jamkrida untuk menyalurkan kredit tanpa anggunan. Juga pelaku usaha akan diberikan pendampingan serta pelatihan," jelasnya.

Dikatakan Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini, dirinya meyakini selain sektor pariwisata, serta industri lainnya, UMKM juga bisa menciptakan peluang kerja yang tidak sedikit.

"Dari mulai produksi dan pengemasan itu akan menyerap tenaga kerja, ini penting saya jelaskan ke masyarakat bahwa 7000 lapangan pekerjaan itu bukan dari satu sektor saja tetapi semua sektor industri Pariwisata, UMKM serta sektor lainnya yang mampu menyerap tenaga kerja," terang toko pendidikan Babel ini.

Selain itu, yang tak kalah penting menurutnya bagiamana pemerintah bisa membuka lowongan pemasaran bagi produk UMKM yang ada.

"Kita akan minta ritel-ritel di Pangkalpinang untuk bekerjasama dengan UMKM dan mereka harus memasarkan produk UMKM kita. Hal itu harus kita wujudkan bersama agar UMKM kita semakin maju dan berkembang," tambah Edison. (Kentung)

-





Lainnya di Politik
 

Natak Kampung Asam, Ini Yang Dikeluhkan Pelaku Usaha Pembuatan Bakpao

REPORTASE, Pangkalpinang - Aho (53) pengusaha Bakpao mengeluhkan tidak adanya bimbingan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menjalankan usaha membuat Bakpao.Bimbingan yang dimaksud seperti pemberian kredit, atau pendampingan untuk pemasaran produk...

Baca Selengkapnya