REPORTASE BANGKA

Pemkab Bangka dan Puri Tri Agung Gelar Lomba Barongsai

26 April
19:31 WIB 2018

Sungailiat - Dalam memeriahkan HUT Kota Sungailiat ke 252 Pemkab Bangka Melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga bekerja sama dengan pihak Yayasan Puri Tri Agung menyelenggarakan Lomba Pertunjukan Seni Barongsai, Minggu (22/04/18) di Puri Tri Agung Sungailiat.

Hal tersebut merupakan upaya Pemkab Bangka untuk mengkolaborasikan etnis Melayu Bangka dengan Etnis Keturunan Tionghoa yang selama ini dianggap telah membaur dalam kegiatan Barongsai baik dari segi partisipasi secara teknis kegiatan maupun pihak penonton yang menyaksikan.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, Drs. Asep Setiawan saat membuka secara resmi Kegiatan Lomba Barongsai Dalam Memperingati HUT Sungailiat ke 252, Minggu (22/04/18) di Puri Tri Agung.

Asep Setiawan menuturkan bahwa Kabupaten Bangka yang memiliki multi etnis tidak menjadi batasan dalam melakukan kegiatan-kegiatan sosial, hal ini dapat dibuktikan dengan Seni Pertunjukan Barongsai yang didalamnya terdapat kolaborasi Etnis Keturunan Toinghoa dengan Etnis Melayu. Sehingga Pemkab Bangka akan terus melaksanakan kegiatan yang bertema kolaborasi antar etnis ini.

“Seni Pertunjukan Barongsai yang merupakan kombinasi dari keterampilan dan kemampuan daya tahan fisik. Dan kedepan Pemkab Bangka meyiapkan suatu program yang mana dalam pertunjukan didalamnya terjadi kolaborasi antara Seni Melayu Bangka dengan Seni Pertunjukan Barongsai,” ungkap Asep Setiawan.

Untuk itu Asep Setiawan mengimbau kepada peserta Lomba agar menampilkan kemampuan terbaik dan tidak mengabaikan faktor-faktor keselamatan serta memfokuskan pikiran pada saat pertunjukan berlangsung.

“Dihimbau kepada adik-adik peserta lomba agar menjaga konsentrasi dan fokus agar meminimalisir faktor resiko dari hal-hal uang tidak kita inginkan, dan jangan ragu tampilkan yang terbaik pada saat pertunjukan berlangsung,” imbau Asep Setiawan.

Selanjutnya Ketua Pelaksana Kegiatan, Bambang Patijaya mengungkapkan bahwa sekarang keberadaan Seni Pertunjukan Barongsai diakuinya bukan hanya sebagai sebuah kebudayaan tetapi adalah sebuah bukti nyata dari unsur-unsur olahraga yang terkandung dalam setiap gerakannya.

“Seni Pertunjukan Barongsai ini sekarang sudah sangat jelas bahwa bukan hanya sebagai suatu kegiatan dari kebudayaan saja tetapi gerakannya merupakan olahraga yang memadukan antara gerak dengan daya tahan tubuh serta kekompakan tim,”ungkap Bambang Patijaya selaku ketua Pelaksana Kegiatan.

Kegiatan tersebut berlangsung satu hari dengan diikuti Peserta yang berasal dari Pangkalpinang, Bangka Selatan, Bangka Barat dengan total 17 Tim yang terkoordinir dalam 10 Club yang masing-masing Club menurunkan 1 sampai 3 Tim dengan memperebutkan total hadiah Rp. 6.750.000,00-.

Lebih lanjut Ketua Dewan Juri, Riski Surya menginformasikan Lomba barongsai ini merupakan Lomba dengan Kategori Tradisional. Untuk Kriteria penilaian antara lain bentuk kostum Barongsai, Sinkronisasi musik dengan gerakan Barongsai, dan Keserasian antara gerak kepala dengan gerak ekor.

Berdasarkan hasil keputusan dewan Juri, Riski menyebutkan hasil perlombaan adalah, Juara I diraih oleh Tim Hong Yi (Pangkalpinang), Juara II diraih Thian Lo Fu (Pangkalpinang), Juara III diraih oleh Cung Yi (Pangkalpinang). Sedangkan Juara Harapan I direbut Nam Chiang (Bangka Selatan), Juara Harapan II oleh Benteng Selatan (Bangka Selatan), dan Juara Harapan III oleh Saudara (Pangkalpinang).

Tags :

-





Lainnya di Reportase Babel