REPORTASE BANGKA

​Kapolda Menari dan Cicipi Ubi Goreng Peserta Perkemahan Persaudaraan

29 April
13:23 WIB 2018

Pangkalpinang -Kapolda Babel, Brigjen (Pol) Syaiful Zachri resmi membuka acara Perkemahan Persaudaraan pada Sabtu (28/4/2018) kemaren. Ada 1.350 peserta di Bumi Perkemahan Depati Amir, Balunijuk, Kecamatan Merawang, Bangka.

Pantauan di lokasi, upacara tersebut dibuka Ketua Pelaksana, M Irham secara khidmat dan di ikuti seluruh peserta. Tarian Campak yang ditampilkan Saka Widya Budaya Bakti turut meramaikan perkemahan persaudaraan tersebut.

Kapolda beserta para waka dan andalan Kwarda Babel, Mabida Babel, utusan Pimsaka dan SKPD ditarik ke tengah lapangan untuk ikut menari. Mereka larut dalam euforia persaudaraan se-Babel.

"Sesuai dengan tema yang kita usung pada Perkemahan Persaudaraan Gerakan Pramuka Kepulauan Bangka Belitung, yaitu: Berkumpul, Bersama dan Bergembira," ujar Kapolda membacakan sambutan Gubernur Babel sekaligus Kamabida Babel, Erzaldi Rosman.

Usai menikmati suguhan penampilan tersebut, Kapolda beserta para pejabat pun berkeliling ke tapak kemah para peserta. Di sana, Kapolda pun mencicipi ubi goreng buatan peserta. Kapolda pun nampak menikmati makanan sederhana yang terasa luar biasa dalam suasana perkemahan.

"Kita semua patut berbangga hati telah hadir dalam Perkemahan Persaudaraan yang merupakan sebuah langkaj kecil dalam perubahan besar pergerakan Kepramukaan di Kepulauan Bangka Belitung. Perkemahan yang dikemas sangat apik dalam peningkatan akan materi-materi satuan karya. Perkemahan ini akan menjadi sejarah besat yang mampu menyatukan pelatih, pembina, pamong saka, instruktur dan peserta didik dalam kegembiraan dan penuh persaudaraan," jelas Kapolda.

Melalui Perkemahan Persaudaraan ini, diperkenalkan seluruh saka yang resmi di tingkat nasional, yaitu: Saka Bahari, Bhayangkara Wanabakti, Dirgantara, Kalpataru, Pariwisata, Wirakartika, Widya Budaya Bakti, Taruna Bumi, Bakti Husada dan Kencana. Kwarda Babel 2018-2023 terus berupaya untik mensinergikan semua unsur pioner dan penggerak kegiatan Pramuka di Babel. Oleh sebab itu, Kwarda Babel melihat sebuah potensi yang besar pada saka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang memiliki scout skilk dan life skill, sehingga dapat diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan masyarakat.

"Bermula dari grup diskusi kecil pioner, penggerak dan aktivis satuan karya bersama Kwartir Daerah Kepulauan Bangka Belitung maka tercetuslah sebuah kegiatan Perkemahan Persaudaraan yang menggabungkan ide dan inovasi dari 11 Satuan Karya di Kepulauan Bangka Belitung untuk mengikat menjadi satu dalam persaudaraan sejati," kata Kapolda (**)

-


Lainnya di Reportase Babel