REPORTASE BANGKA

Survey Nusa Politica Rilis Elektabilitas Eksis 35,8 Persen, LSI: Endang Paling Dikenal Masyarakat

03 Juni
21:48 WIB 2018

Pangkalpinang – Memasuki hari-H pencoblosan Pilkada Kota Pangkalpinang, lembaga survei Nusa Politica merilis Elektabilitas Paslon. Terhitung temuan survei tanggal 13-17 Mei 2018, dinyatakan pasangan nomor urut 4, Endang-Imsiryadi menempati posisi teratas dari tiga Paslon lain. Elektabilitas kandidat Paslon walikota dan wakil walikota dari lembaga survey Nusa Politica, dengan pertanyaan seandainya Pemilukada dilakukan hari ini, diantara nama berikut siapa Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan dipilih.

Endang-Ismiryadi dengan perolehan 35,8 persen, Saparudin-Edison 20,1 persen, Maulan Aklil-M Sopian 18,5 persen dan Rinaldi-Sarjulianto 7,2 persen. Sementara rahasia 3,21 persen, undecided voters 15,19 persen.

Sementara bulan sebelumnya, Februari lalu, pasangan Eksis 24,7 persen, SMS 19,3 persen, Udin-Edison 18,6 persen, Rindu 5,2 persen. Undecided Voters 27,57 persen dan rahasia 4,63 persen.

Dari lembaga Lingkaran Survei Indonesia, diantara 4 pasang kandidat Paslon, Eksis pasangan yang paling banyak dipilih, dengan perolehan 24,7 persen, SMS 19,3 persen, Udin-Edison 18,6 persen, Rindu 5,0 persen, tidak tahu atau tidak jawab (swing Voters) 32,4 persen.

Lebih jauh, tingkat pengenalan calon yang disurvei Endang Kusumawaty paling tinggi tingkat pengenalannya dengan angka 74,2 persen, tidak tahu 22,1 persen dan tidak jawab 3,7 persen. M Sopian 67,8 persen, tidak tahu 28,8 persen dan tidak jawab 3,4 persen. Maulan Aklil 65,3 persen dan tidak tahu 30,9 persen dan tidak jawab 3,7 persen. Saparudin, 56,9 persen tidak tahu 37,0 persen dan tidak jawab 3,4 persen.

Nama Edison dikenal masyarakat dengan persentase 50,4, tidak tahu 42,8 persen dan tidak jawab 4,8 persen. Ismiryadi 41,9 persen, tidak tahu 54,1 persen dan tidak jawab 5,0 persen. Rinaldi Abdullah 36,8 persen, tidak tahu 58,0 persen dan tidak jawab 5,3 persen. Sarjulianto 18,9 persen, tidak tahu 75,6 persen dan tidak jawab 5,5 persen.(***)

Tags :

-