REPORTASE BANGKA

Samsul: Silahkan Rumah Saya Digusur, Asal!

23 Juni
08:02 WIB 2018

Muntok - Samsul warga Teluk Rubiah Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Pulau Bangka menolak digusur. Meskipun berkali-kali mendapat surat peringatan dari Camat Muntok, Samsul tak akan pindah kecuali mendapat ganti rumah.

"Kita tidak ikhlas apabila rumah yang sudah kita bangun dengan hasil keringat ini yang menjadi tempat bernaung kami dibongkar tanpa memberikan kami rumah pengganti untuk kami tinggal," ungkap samsul kepada Reportase Bangka.

Lanjut Samsul, Camat ini tidak menyediakan rumah pengganti setelah digusur, mereka hanya menyediakan lahan kosong sebagai gantinya.

"Tapi kalau pak camat tetap bersih keras, kami terima digusur kapan saja asalkan kami diberikan rumah untuk kami tinggal, kami hanya rakyat kecil mana menang melawan pemerintah," tambahnya.

Sementara, Erni istri samsul juga menuturkan, bahwa semenjak kejadian ini kehidupan keluarganya menjadi kacau dan tidak teratur.

"Semenjak masalah ini kehidupan kami tidak tenang, hutang kami numpuk, anak kami tidak terurus, sekolahnya terganggu, hanya untuk makan saja sekarang ini sudah bersyukur," curah istrinya.

Namun demikian camat tetap tidak menghentikan niatnya untuk penggusuran karena beralasan ingin menata keindahan kampung iklim, namun camat akui bahwa pihaknya hanya menyediakan lahan kosong dan untuk mengganti rumah tidak bisa.

"kita nyiapkan lahan, kalau pihak bersangkutan setuju secara baik kita gusur, tetapi kalau dia tidak setuju kita eksekusi," jelas Sukandi Camat Muntok.

Terpisah, Samsir selaku Komisi III DPRD Bangka Barat menegaskan bahwasanya Camat Muntok jangan ambisi untuk menggusur, karena tujuan penggusuran tidak jelas hanya beralasan mengganggu keindahan tulisan kampung iklim.

"Saya minta tolong Camat jangan ngotot, karena tujuan itukan tidak jelas, tidak perlu dipajang tulisan kampung iklim itu kalau hanya merusak harta dan martabat masyarakat disitu," tegas Samsir. (AL8/Red)

Tags :

-