REPORTASE BANGKA

?Depati Amir Calon Pahlawan Nasional dari Bangka Belitung

22 Oktober
11:40 WIB 2018

Pangkalpinang - Setelah perjuangan panjang sejak Tahun 2004, 2007 dan terakhir tahun ini 2018 upaya masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajukan usulan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional memperoleh titik terang dan Insya Allah terkabul, demikian menurut Akhmad Elvian, seorang tokoh masyarakat sekaligus sejarahwan dan budayawan Bangka Belitung.

Kerinduan masyarakat untuk memiliki seorang sosok pahlawan nasional yang dapat dijadikan pigur teladan dan sebagai mahkota serta marwah provinsi kepulauan Bangka Belitung akhirnya terwujud setelah Kajian akademis dengan pendekatan dan metodelogi history telah kita lakukan dalam kurun waktu yang panjang dan kalau dijadikan buku biografi perjuangan Depati Amir, bisa setebal 500 halaman.

Kajian Biografi tersebut telah diterima oleh TP2GP dan Dewan Gelar, tutur Elvian yang juga sekretaris TP2GD provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Alhamdulillah, setelah dikaji oleh para pakar di Tim TP2GP (Tim pengkaji dan Peneliti Gelar Pusat ), Depati Amir memenuhi persyaratan sebagai Pahlawan Nasional, hal ini membuktikan, bahwa Bangka Belitung memiliki peran dan andil penting dalam sejarah pergerakan nasional dan kita memiliki hak sejarah atas bangsa ini," jelas Akhmad Elvian.

Peristiwa sejarah perlawanan rakyat Bangka yang dipimpin oleh Depati Amir (Tahun1848 -1851) adalah Great Historical Event, dan harus dikabarkan kepada khalayak negeri bahkan negara, bahwa serpihan-serpihan perjuangan di pulau Bangka adalah bagian dari perjuangan sejarah bangsa Indonesia dan selayaknya menghiasi halaman halaman buku sejarah nasional.

"Ketika bagian lain wilayah di negara ini sedang belajar tentang makna kebhinnekaan, Depati Amir dan rakyat Bangka sudah mempraktekkan kebhinnekaan dalam persatuan untuk melawan musuh bersama yaitu penindasan Belanda," ungkapnya.

Berbagai etnis dan bangsa dipersatukan menjadi energi yang besar untuk melawan penjajah, nun jauh di Ternate, di Ambon, di Timor di Banyuwangi , para pejuang kita dihukum dengan dibuang; melayu, tionghoa dan pribumi menerima jerih hukuman dari Belanda akibat menentang penjajah.

Nilai-nilai perjuangan dan tindak kepahlawanan para pejuang bangsa harusnya kita warisi dan kita wujudkan dalam konteks kekinian disaat bangsa Indonesia saat ini sedang memudar semangat kebangsaaannya, apalagi sebentar lagi kita akan memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018, Mari kita doakan agar Depati Amir dari Bangka Belitung dianugrahi gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.

-





Berita Terkait
 

121 Personil Polisi Amankan Keberangkatan Jemaah Calon Haji

REPORTASE, Pangkalpinang - Polres Pangkalpinang bersama Polda Bangka Belitung, menggelar pengamanan keberangkatan calon Haji daerah Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Selatan, Selasa (8/8/2017).Sedikitnya 121 personil gabungan diturunkan, untuk mengamankan keberangkatan jemaah...

Baca Selengkapnya
Lainnya di Reportase Babel
 

Polres Pangkalpinang Kerahkan Pasukan Amankan Kunjungan Kapolri

REPORTASE, Pangkalpinang - Sebanyak 100 personil Kepolisian gabungan dari Polres Pangkalpinang dan Polda Bangka Belitung, mengamankan kedatangan Kapolri Jenderal (Pol)Tito Karnavian ke Pangkalpinang, Rabu (25/4/2018)Pengamanan dilakukan mulai dari Bandara Depati...

Baca Selengkapnya