REPORTASE BANGKA

?STKIP Wan Abdul Jabar Bangka Barat, 2019 Terima Mahasiswa Baru

28 Oktober
10:19 WIB 2018

Reportasebangka.com, Bangka Barat - Guna Mendukung kemajuan dunia pendidikan di kabupaten Bangka Barat, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Wan Abdul Jabar siap menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2019 di Kota Muntok.

Hal ini diutarakan Chairul Amri Rani saat memberikan paparan dan diskusi yang berlangsung di Aula rumah makan Keboen Sabtu malam, 27/10/2018.

STKIP Wan Abdul Jabar saat ini memiliki status swasta dalam Yayasan Manumbina Amanillah dan telah berdiri sejak 17 Febuari 2018 yang diketuai oleh Chairul Amri Rani.

"Saat ini STKIP sudah melakukan sosialisasi berbagai ke sekolah-sekolah di Kabupaten Bangka Barat pada bulan Mei kemarin disambut baik para siswa-siswi" ujar Amri

Visi STKIP Wan Abdul Jabar merangkai dan mengungkit seni budaya serta olah raga guna membangun negeri, sedangkan memiliki tiga Misi yaitu, Menyelengarakan pendidikan tinggi untuk menciptakan sumber daya manusia yang amanah, intelek, mandiri, inovatif, kreatif, profisional, berkompetensi, dan kosinten dalam menjalankan profesinya.

2. Menciptakan lapangan kerja baru yang luas serta amanah dalam berwira usaha bagi masyarakat.

3. Menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mampu mendukung percepatan kemajuan pemerintah daerah di bidang pariwisata serta memberi pelayanan sosial yang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Program studi STKIP Wan Abdul Jabar terdapat 3 jurusan Bahasa Inggris, Seni, dan Olahraga dan akan ada Rekruitmen gelombang I, II, III akan dilakukan pada Januari, Juni, Agustus 2019," pungkas Amri

Kendala yang di hadapi saat ini menurut Amri dari segi infrastruktur, dana untuk akreditasi program studi, Dosen S2 untuk dibidang Olahraga dan Seni.

"Kendala saat tempat perkuliahan dimana untuk sementara mahasiswa STKIP nantinya kuliah masih menumpang SMA Karya Muntok, dana untuk Akrediasi untuk program studi masing dibutuhkan 5 milyar dan dosen pengajar saat ini dosen mengajar bahasa inggris sudah cukup hanya saja olahraga dan seni masih butuh masing-masing 4 orang dosen lagi," tutup Amri(**)

-





Berita Terkait
Lainnya di Reportase Babel