REPORTASE BANGKA

​Isu Hoax, Pelantikan Garda Jokowi Babel Hanya Dihadiri Puluhan Undangan

19 Februari
23:49 WIB 2019

Pangkalpinang - Ketua Umum Garda Jokowi, Antasari Azhar lantik dan kukuhkan pengurus DPD Garda Jokowi Bangka Belitung periode 2018-2023

Pelantikan yang disaksikan puluhan simpatisan Jokowi itu, dilaksanakan di Gedung Hamidah, Selasa (19/2/2018) Pagi.

Pengukuhan ini merupakan upaya memenangkan capres dan cawapres nomor urut dua, Jokowi-Ma'ruf Amin di Bangka Belitung.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan dan penyerahan pataka kepada ketua DPD Garda Jokowi Bangka Belitung, Dodi Rustian dan Sekretaris Ahmad Syah Mirzan.

Dalam sambutannya, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengharapkan agar setiap anggota bergerak melakukan sosialisasi dan kembali memperkenalkan Jokowi ke masyarakat luas, khususnya di Bangka-Belitung.

"Kita ingin, besok langsung bergerak ke lini masyarakat, tentu dengan etika santun.Harapan saya anggota Garda Jokowi bisa meluruskan berita hoax, fitnah yang semakin kencang jelang Pilpres April 2019," ucap Antasari Azhar.

Sayangnya pelantikan DPD Garda Jokowi hanya di ikuti puluhan undangan saja, hal ini membuat Antasari Azhar angkat bicara.

"Semalam saya mampir ke sini (Gedung Hamidah) dan mendapat laporan akan dihadiri sekitar 1000 peserta," kata Antasari.

Mantan Jaksa ini, menduga ada kelompok - kelompok tertentu yang berusaha menggembosi kegiatan pelantikan ini.

Hal ini nampak dari banyaknya kursi kosong di Gedung Hamidah, bahkan pantauan reportasebangka.com kursi hanya dipenuhi oleh anggota DPD Garda Jokowi yang akan dilantik.

"Saya mendapat info para undangan dijanjikan uang transportasi, dan pada pagi hari dikabarkan uang transportasi dibatalkan, ini jelas hoaks, dan kami tidak pernah menjanjikan sesuatu untuk peserta yang hadir dalam pelantikan ini,"tutup Antasari Azhar. (unt)

-





Lainnya di Reportase Babel
  Paralegal yang dilantik Ketua umum PDKP Babel

IC Siregar: Kehadiran Para Legal Bisa Hindari Peradilan Sesat

REPORTASE, Pangkalpinang - Lahirnya UU Nomor 16 Tahun 2011 Tentang bantuan hukum memberikan peran bantuan hukum tidak hanya dalam ruang lingkup litigasi kepada advokat, tetapi dapat pula dilakukan oleh masyarakat...

Baca Selengkapnya