REPORTASE BANGKA

PT Timah Tbk, Pemprov Babel Gandeng Jerman Perbaiki Lahan Bekas Tambang 18,5 Ha

21 Februari
04:13 WIB 2019

Sungailiat - PT Timah Tbk dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menggandeng Pemerintah Jerman dalam hal ini yakni Bundesanstalt für Geowissenschaften und Rohstoffe (BGR) untuk memperbaiki lahan eks tambang timah seluas 18,5 ha. Kerja sama yang dibangun itu dilaksanakan di lahan Eks Tambang di Air Kundur, Desa Bukit Layang, Sungailiat Bangka.

Perbaikan tersebut dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan mengandeng PT Timah Tbk menjalin kerjasama dengan Pemerintah Jerman dalam hal ini yakni Bundesanstalt für Geowissenschaften und Rohstoffe (BGR) untuk mereklamasi lahan kritis bekas penambangan timah di daerah tersebut.

Kerjasama ini ditandai dengan serah terima proyek reklamasi percontohan Antar pemerintah jerman dengan Indonesia di lokasi Air Kundur Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam, Rabu (20/2/2019).

Lahan kritis tersebut nantinya akan ditanami tanaman jagung, tomat, cabai, Terong, Pisang, Mangga, Dan lain lain.

Kepala Bappeda Babel Fery Insani Mewakili Gubernur Provinsi Bangka Belitung mengatakan bahwa kegiatan reklamasi lahan kritis ini merupakan pilot project yang direkomendasikan oleh BGR dimana pengelolaan lahannya melibatkan masyarakat Desa Bukit Layang melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Luas lahan ini yakni 18,5 Hektar dengan rekomendasi pengelolaannya oleh BGR Alhamdulillah sudah berjalan satu tahun ini dengan kerjasama yang juga melibatkan PT. Timah kita harapkan dapat membantu terkait pemberdayaan yang mungkin bisa menggunakan dana CSR," ujarnya.

Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Perekonomian Dawami mewakili Bupati Bangka bersyukur melalui kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman ini ada lahan yang bisa dikelola oleh masyarakat dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Terima kasih kepada pihak Kedutaan Besar Jerman, BGR, Pemprov Babel dan PT Timah Tbk yang mewujudkan pengelolaan lahan kritis bekas penambangan timah menjadi lahan yang bermanfaat untuk masyarakat dan ini dapat menjadi contoh semoga lahan lainnya yang kritis dapat dikelola dengan baik secara bertahap," harap Dawami.

Sementara itu Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiharto menyambut baik kerjasama yang dilakukan ini dengan harapan dapat di dukung semua pihak agar terwujud Good Mining Practice.

"Kerjasama ini tentu baik sekali, memperlihatkan bahwa sinergitas bisa dilakukan dengan luas, kami mengapresiasi langkah BGR sebagai lembaga riset dari jerman yang aware terhadap asal usul timah dan program pasca tambangnya dan hal seperti ini harus kita dukung bersama sebagai spirit dalam pelaksanaan "good mining practic," ungkap Amin.

Tags :

-