REPORTASE BANGKA

​Pemegang Saham 2018 Dapat Dividen dari PT Timah

RUPS PT Timah Tbk RUPS PT Timah Tbk
25 April
09:33 WIB 2019

Jakarta -


Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di Industri pertambangan Timah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2018 di Hotel Pullman, Jakarta.


Di RUPS itu, selain membahas perombakan Dewan Komisaris dan Nomenklatur Direktorat serta Target laba di tahun ini, PT Timah Tbk (Tins) juga membagikan deviden sebesar Rp 185,97 miliar kepada pemegang saham atau 35 persen dari laba bersih perusahaan di tahun 2018.


Perseroan berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp531.359.214.004 dibanding sebelumnya di angka Rp502 Miliar.


Sehingga untuk Laba bersih PT Timah Tbk (Tins) meningkat 6% dibanding tahun lalu di akhir periode 2018.


Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan deviden yang diterima per lembar saham sebesar Rp 24,97.


“Strategi peningkatan kinerja telah dilaksanakan secara konsisten. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kinerja keuangan maupun kinerja operasi," jelas Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, Selasa (23/4) kemaren di RUPS PT Timah.


Pada tahun 2018, Perseroan mengeluarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp1.185 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kapasitas pada mesin dan instalasi, sarana pendukung produksi, rekondisi dan replacement serta untuk pembangunan teknologi Fuming yang digunakan untuk memproses kembali tin slag (non valued material), yang saat ini tidak bisa diambil dengan menggunakan tanur yang ada, serta teknologi Ausmelt untuk memproses kadar bijih timah antara 40% - 60%.


Belanja modal tersebut telah berhasil meningkatkan volume produksi bijih timah sebesar 43% dari 31,178 ton pada akhir tahun 2017 menjadi 44,514 ton pada akhir tahun 2018. Lalu, meningkatkan volume penjualan logam menjadi 33.818 metrik ton dari tahun sebelumnya sebesar 29.914 metrik ton. Sampai dengan akhir tahun 2018, tercatat penjualan logam timah sebesar 33.818 Mton atau naik 13% dibandingkan tahun 2017 sebesar 29.914 Mton. (als/als)

-