REPORTASE BANGKA

​Pengprov Wushu Babel Targetkan 4 Atlet Lolos PON

24 Mei
00:00 WIB 2019

Pangkalpinang - Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan diselenggarakan di Provinsi Papua, Pengprov Wushu Bangka Belitung terus melakukan pemantapan atlet.


Agar meraih prestasi lebih baik, saat ini atlet yang akan berlaga dalam Kejurnas Wushu Piala Presiden, rutin melakukan latihan dan uji tanding.


Ketua Pengprov Wushu Bangka Belitung Ricky Kurniawan, mengatakan bahwa pemusatan latihan sudah dilakukan sejak Januari lalu.


"Kegiatan ini sudah lama terjadwalkan dengan porsi latihan satu minggu enam kali," singkat Ricky Kurniawan.


Dengan persiapan yang matang diharapkan atlet-atlet Wushu andalan Bangka Belitung ini bisa lolos dalam Pekan Olahraga Nasional di Papua 2020 nanti.


"Kebetulan pada 21-26 Juni nanti Bangka Belitung di percaya sebagai tuan rumah Kejurnas Wushu - Piala Bergilir Presiden ke 2 yang akan digelar di Gor Sahabuddin, ini juga dijadikan arena seleksi menuju PON," jelas Ricky.


Ditambahkan Ricky, dalam Kejurnas Wushu pihaknya menargetkan empat atlet Wushu Babel lolos PON,hal ini berdasarkan persiapan dan kejuaran-kejauarn yang atlet binaan Pengprov ikuti.


Selain melakukan persiapan atlet, persiapan sebagai tuan rumah juga dilakukan pihak panitia dalam pelaksanaan event olahraga tingkat nasional ini.


"Untuk perlengkapan sudah pertandingan sudah dikirim dari pusat, untuk peserta sudah kofimasi ke kami ada 26 provinsi dengan jumlah atlet dan official mencapai 750 peserta," tutup Ricky.


Terpisah, Kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bangka Belitung, Soeharto melihat langsung persiapan atlet Wushu yang melakukan pemusatan latihan.


"Saya optimis dengan persiapan matang atlet Wushu Babel akan berprestasi di Kejurnas maupun PON mendatang," ucap Soeharto.


Ditambahkan Soeharto, diri memberikan apresiasi terhadap ketua Pengprov Wushu Babel Ricky Kurniawan.


"Ini luar biasa, ketua Ricky mengorbankan waktu bahkan mengeluarkan dana sendiri untuk melakukan pembinaan dari tingkat junior sampai dengan senior," tutup Soeharto. (unt/unt)

-