REPORTASE BANGKA

Millenials Muntok dan Putri Pariwisata Babel Bersihkan Sampah di Pantai

30 Juni
15:57 WIB 2019

Muntok - Puluhan anak muda di Kota Muntok yang menamakan diri 'Millenials Muntok' bersama Putri Pariwisata Bangka Belitung (Babel) menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai, Sabtu (29/6/2019). Aksi yang dilaksanakan di Pantai Asmara Muntok tersebut merupakan bentuk kesadaran Millenials Muntok untuk merawat lingkungan.


“Ada kekhawatiran dari sebagian kawan-kawan yang merasa bahwa pantai sudah tidak lagi menarik, hilangnya nilai estetika. Bahkan untuk konsumsi sebuah foto pun sudah sangat kebingungan mencari indahnya,” ujar Wira salah satu penyelenggara Bersih Pantai kepada Reportase Bangka melalui keterangan tertulis, Minggu (30/6/2019).


Menurut Wira, kegiatan ini bermula dari keresahan masyarakat sekitar atas banyaknya sampah terutama sampah plastik yang akan sangat merusak lingkungan dan juga keindahan dari objek wisata pantai di Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat.


“Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih perduli terhadap sampah dan juga berharap pemerintah setempat agar dapat membuat aturan yang yang jelas atas darurat sampah ini terutama di daerah-daerah vital pariwisata,” tambah Wira.


Keterlibatan Putri Pariwisata Bangka Belitung 2019 juga menjadi hal yang cukup menarik di acara pertama Gerakan Perduli Sampah ini, karena menjadi bukti dari kontribusi nyata Putri Pariwisata untuk Muntok khususnya dan Bangka Belitung pada umumnya.


“Alasan saya mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi saya sebagai warga Muntok sekaligus putri pariwisata babel dalam menjaga lingkungan dan pariwisata di kota mentok,” ungkap Devi, Putri Pariwisata Bangka Belitung.


Sebagai salah satu ikon pariwisata harapan Devi agar semua masyarakat bisa sama-sama sadar untuk selalu menjaga lingkungan agar kita dapat menjaga dan meningkatkan pariwisata Bangka Belitung sehingga semakin banyak wisatawan yang akan datang berkunjung ke sini.


“Harapannya kegiatan positif seperti ini terus berlanjut dan dapat memberikan pengaruh yang positif juga terhadap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, karena dengan menjaga lingkungan dari sampah plastik terutama pantai sebagai objek wisata berarti kita sudah menjadi bagian dari masyarakat sadar wisata sehingga kita bisa membantu pariwisata kita agar menjadi lebih baik,” tambah Devi.


Mereka berharap agar permasalahan sampah ini bisa diselesaikan secara bersama-sama, dibangun oleh kesadaran masyarakat dan pemerintah harus mengatur dan melakukan tindakan kontrol agar permasalahan sampah di tempat-tempat wisata tidak memberikan dampak yang lebih buruk lagi.


Kesadaran untuk merawat lingkungan memang harus dibangun secara komunal, karena hal tersebut adalah kewajiban seluruh penduduk bumi. Bentuk gerakan, jumlah keterlibatan dan lokasi jangan dijadikan alasan untuk kita tidak merawat keberlangsungan lingkungan, sangat dibutuhkan sebuah gerak nyata. (ril/adn)

-





Lainnya di Reportase Babel
 

Wakil Walikota Palembang Kunker ke Bangka

REPORTASE, Sungailiat - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan melakukan study banding bidang pariwisata ke Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung untuk melihat pengembangan pariwisata di Bumi Sepintu Sedulang.Kedatangan rombongan Pemkot Palembang,...

Baca Selengkapnya