REPORTASE BANGKA

Kemplang dan Ampiang Ratna Tembus Pasar Luar Daerah

19 Agustus
19:52 WIB 2019

Pangkalpinang - Siapa yang tidak tahu snack Kemplang dan Ampiang? makanan khas Bangka Belitung terus diburu pecinta kuliner dan sebagai oleh-oleh wisatawan.

Salah satu pelaku usaha kecil menengah Kemplang dan Ampiang, adalah Ibu Ratna yang memulai usahanya sejak tahun 2005 lalu.

"Tahun 2005 baru bikin kemplang, lalu pada 2010 baru memproduksi ampiang," ucap Ratna, saat dikunjungi di kediamannya Jalan Satam IV, Semabung Baru, Pangkalpinang.

Ratna menuturkan, awalnya pemasaran Kemplang hanya dipasarkan di toko-toko di seputar, Pangkalpinang saja.

"Kemplang olahan saya rupanya banyak peminat dan ada juga teman-teman yang memesan datang kerumah, namun masalahnya adalah modal yang terbatas," ujarnya.

Diceritakan pemilik merek Ratna Chips & Snack ini, dirinya juga belajar UKM khususnya Industri Rumah Tangga dari seminar yang dilaksanakan oleh Disperindag Babel.

"Dari seminar dan pelatihan tersebut, saya dikenalkan program kemitraan PT Timah yang konsen terhadap pengembangan UKM, dan alhamdulillah masalah modal teratasi setelah mendapat tawaran pinjaman modal," ungkapnya.

Diakui Ratna, dirinya telah tiga kali menjadi mitra binaan PT Timah hingga usahanya semakin berkembang.

"Saya mendapatkan rata-rata pinjaman sebesar 15 Juta rupiah, itu saya gunakan untuk belanja modal juga membeli mesin giling ikan," katanya.

Selain itu, melalui program mitra binaan PT Timah dirinya lebih mudah memasarkan olahan berbahan dasar ikan ini.

"Terakhir pada pesat rakyat HUT Timah ke 43 kemarin, kita di sediakan stand khusus mitra binaan, pernah ikut pameran di Sungailiat hingga sampai Jakarta itu dari PT Timah semuanya," lanjut Ratna.



Saat ini pemasaran Kemplang dan Ampiang tidak hanya sebatas di tokoh saja, melainkan sudah masuk ke toko oleh-oleh Kartini dan supermarket.

"Terahir indomaret juga tertarik memasarkan produk kami ini, dan juga produk ini sudah bisa di dapatkan di Palembang, Sumatera Selatan," ucap Ratna.

Dengan harga jual ampiang dan Kemplang yang sangat bersahabat yaitu Rp 10.000 hingga Rp 45.000 sangat laris dipasaran.

"Kendalanya ikan kadang stoknya kosong, kita tidak sembarangan memilih ikan, kemplang dan ampiang kami dari ikan segar semuanya, dan di datangkan dari Batu Belubang, tambah Ratna.

Dalam sehari, ia dapat memproduksi 50 Kg kemplang dan ampiang pendapatan 17 juta perbulan dan bisa mencapai 20 juta bila mendekati perayaan lebaran.

Program mitra binaan PT Timah ini bukan saja memajukan usaha yang dikelolah ibu Ratna, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja di sekitar kediamannya.

"Untuk hari bisa dibantu 4 orang pekerja, bisa bertambah sekira 5 atau 6 orang jika pesanan meningkat," tutup Ratna. (unt/unt)

-