REPORTASE BANGKA

Melawan Buser Kawanan Pelaku Curat Dihadiahi Timah Panas

28 Agustus
14:57 WIB 2019

Pangkalpinang - Tiga bandit spesialis curat asal Kecamatan Plaju, Kota Palembang, roboh diterjang timah panas anggota Buser Polres Pangkalpinang.

Pelaku Irlani (27) Jauhari (27) warga Bojong Sowang dan Melandri (22) ditangkap di persembunyiannya di sebuah rumah kontrakan kawasan Jalan Kampung Melayu, Kelurahan Bukit Merapin, Kota Pangkalpinang, pada Senin (26/8) dini hari.

Pihak kepolisan terpaksa bertindak tegas, lantaran pada saat hendak dilakukan penangkapan, ketiga pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas dan hendak melarikan diri.



Baja juga: Pelaku Curat yang Didor Polisi: Kalau Kehabisan Uang Saya ke Bangka


Kabag ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang menerangkan bahwa dalam penagkapan pelaku pencurian disertai pemberatan ini pihaknya berhasil mengamankan barang bukti hasil dari kejahatan ketiga pelaku.

"Pada saat penangkapan kami mendapati barang bukti berupa uang 28.121.000, satu unit Honda Beat,empat buah gelang emas, delapan cincin, delapan kalung emas, empat pasang anting-anting emas, tiga buah anting emas, dua unit laptop, linggis, kunci L, satu unit HP Samsung A6, tas warna biru serta barang bukti lainnya," ungkap Kabag OPS di dampingi Kasat Reskrim AKP Harry Kartono dan Kasubag Humas Ipda Sianturi, Rabu (28/8/2019).



Ketiga warga pendatang ini, harus berurusan dengan pihak Kepolisian lantaran melakukan pencurian dikediaman Rony warga Jalan Mustika I, Semabung Lama, yang melaporkan telah kehilangan uang sejumlah 49.000.000 dan cincin emas 20 mata, pada 25 Agustus 2019 lalu.

"Menerima laporan adanya pencurian, Reskrim Polres Pangkalpinang langsung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan hasilnya mengarah ke tiga pelaku," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, ketiga pelaku juga melakukan pencurian di 2 TKP diwilayah hukum Polres Pangkalpinang.

"Dari pengakuan pelaku, pelaku juga terlibat pencurian di kediaman Sumarni warga Jalan Trem pada 12 Juli 2019 lalu dan kediaman Toni Polanco warga Bacang, pada 25 Agustus 2019 lalu, dari kediaman kedua korban ini, pelaku berhasil menguras harta benda korban senilai ratusan juta rupiah,"beber Jadiman Sihotang.

Modus yang digunakan pelaku, pelaku beraksi pada dinihari maupun sore hari menunggu korban tidur ataupun sedang bepergian.

"Modusnya mencongkel jendela rumah korban dan langsung menguras isi rumah korban," singkat Sihotang.

-