REPORTASE BANGKA

​Solihin yang Dikira Korban Begal, Ternyata Terlibat Cinta Segitiga

Tangkapan layar/postingan Facebook Tangkapan layar/postingan Facebook
10 September
02:35 WIB 2019

Pangkalpinang - Foto korban peristiwa penganiayaan berat (Anirat) yang sempat viral di media sosial langsung mendapat respon pihak Kepolisian Polsek Bukit Intan Pangkalpinang, Bangka Belitung.


Dari keterangan saksi, Solihin (35) pria asal Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat ternyata terlihat cinta segitiga, antara Rosalinda dan Fery (pelaku).


Korban yang saat itu berada di rumah kontrakannya, tiba-tiba didatangi Fery, warga Kecamatan Girimaya Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Gelap mata, Fery langsung nekat menebas jari tangan Solihin.


Diduga motif pelaku dilatarbelakangi cinta segitiga, cemburu. Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (8/9/2019) malam di rumah kontrakan korban, di Jalan Depati Hamzah, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang.


Menurut keterangan saksi Leni, diduga pelaku nekat menebas tangan korban sebagai pelampiasan rasa sakit hati terhadap sang mantan, yakni Rosalina.


“Diduga pelaku merasa dikhianati karena diputuskan oleh Rosalina,” jelas Leni, Senin (9/9/2019).


Pada malam kejadian, Leni menyebut melihat dua orang pria datang ke kontrakan korban, satu diantaranya membawa sejata tajam, Fery.


"Dua pria masuk kedalam kontrakan Solihin dengan memegang sebilah senjata tajam jenis celurit (Fery), langsung menyerang korban," terang Leni kepada pihak kepolisan.


Akibat serangan brutal dari Fery, korban mengalami putus jari manis tangan kanan, luka sayatan di jari kelilingking kanan, luka sayatan di jari manis kiri dan luka sayatan di dengkul kaki kiri.


Mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Bukit Intan Pangkalpinang, membawa korban ke UGD RSU Depati Hamzah Untuk menjalani perawatan medis.


Hingga kini Jajaran Polres Pangkalpinang, Bangka Belitung masih memburu pelaku. (unt/red)

Tags :

-