REPORTASE BANGKA

Pembangunan Kawasan Heritage Belinyu, Ikon Baru dan Nostalgia Era 90-an

08 November
14:58 WIB 2019

Bangka - PT Timah Tbk akan membangun Heritage baru di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Pembangunan Kawasan Heritage Belinyu itu pun menyedot perhatian dari lapisan masyarakat dalam seminar publik yang digelar di Krida Stannia, Belinyu, Kamis (7/11/2019) kemaren.

Dukungan dari berbagai Elemen Masyarakat pun mengalir. Salah satunya datang dari Tokoh Pemuda Belinyu. Menurutnya, hadirnya kawasan Heritage akan menjadi nostalgia Belinyu tahun 1980-1990-an.

"Hadirnya kawasan Heritage akan menjadi nostalgia Belinyu tahun 1980-1990 an, dulunya kawasan dari rumah ka unit sampai rumah sakit itu ramai sekali dan banyak sejarah disana," kata Tokoh Pemuda Belinyu Fahziyandi, Kamis (7/11/2019).

Dengan dibangunnya Heritage di Belinyu, ini akan mengembalikan memori masa kecil di Belinyu dan orang akan melihat Belinyu masa lalu.

"Tidak hanya untuk belajar bagi generasi muda tapi juga merasakan masa itu. Jangan rubah konstruksinya, karena histrorinya ada disitu. Ini juga akan mengingatkan bagaimana PT Timah begitu melekat dengan kehidupan masyarakat Belinyu," tambanhnya.

Tak hanya dari tokoh pemuda, dukungan juga datang dari Presiden Mahasiwa Sitisipol Pahlawan 12. Kendedi menyebut pembangunan kawasan Heritage Belinyu merupakan Edukasi Ala Milenial.

"Apresiasi luar biasa untuk PT Timah yang memanfaatkan asetnya di Belinyu untuk dijadikan destinasi baru di Belinyu, tidak hanya rekreasi tapi juga edukasi. Milenial seperti kami berharap kawasan ini meskipun Heritage bisa dijadikan tempat ngopi, diskusi, nongkrong, tempat wisata yang bisa kami upload di media sosial agar orang tau ada kawasan heritage di Belinyu dan mereka datang kesini," ujar Kendedi.

Menurutnya, saat ini banyak generasi kami tidak tau sejarah dan tidak mau mencari, tapi dengan ada kawasan heritage yang memberikan informasi sejarah secara tidak langsung akan memberi tahu.

"Kawasan Heritage yang instagramable akan meningkatkan kunjungan wisatawan, karena milineal senang mengunjungi baru," tuturnya.

Berikut dukungan dari berbagai elemen Masyarakat terkait pembangunan Kawasan Heritage Belinyu:

Sudah Lama Menanti
Achmad Ichwanda 47 - Tokoh Masyarakat Belinyu


"Sejarah hal yang sangat penting dan Belinyu banyak menyimpan sejarah. Kami sudah lama menantikan dan punya cita-cita Belinyu menjadi seperti kota tua yang selalu dikunjungi orang karena sejarahnya, sejarah timah dan kebudayaan masyarakat Belinyu. Orang sudah terbiasa dengan wisata pantai, ini akan menjadi wisata baru yang akan menggerakkan ekonomi masyarakat kami. Dikawasan Heritage ini kami ingin semua sejarah Belinyu akan ada disana. Belinyu punya Mantung yang pernah menjadi PLTU terbesar di Asia Tenggara. Kami telah lama menanti museum dan kawasan heritage, malah pernah mengusulkan kapal keruk diangkat ke darat dan menjadi museum, karena kita tidak tahu 50 tahun lagi kapal keruk masih ada atau tidak. Museum ini harus diisi dengan kearifan lokal misalnya pakaian demang, kisah tentang distrik Belinyu, hikayat"


Jadi Ikon Belinyu
Syarli Nopriansyah - Camat Belinyu


"Kami sangat mendukung, saat ini di kecamatan Belinyu, banya aset PT Timah yang terbengkalai dan ketika akan dibangun untuk heritage ini akan menjadi ikon baru bagi Belinyu. Masyarakat Belinyu sudah lama berharap adanya ikon khsusus wisata Belinyu yang berbasis kearifan lokal dan potensi daerah. Belinyu punya banyak potensi kuliner selama ini orang tau otak-otak Belinyu tapi tidak semua datang kesini. Memang sudah ada travel agent datang membawa wisatawan kesini tapi belum banyak, dengan kawasan Heritage yang ada museum ini menjadi ikon wisata baru yang akan membuat orang datang kesini, makan otak-otak dan kerupuk Belinyu langsung ditempatnya"


Efendi Ahmad - Masyarakat Belinyu

"Ini sudah lama yang kami nantikan dan kami sangat mendukung adanya kawasan Heritage dan Museum. Nanti kita akan sosialisasikan langsung ke masyarakat kita kalau memang ada yang menyimpan barang bersejarah untuk disumbangkan di Museum. Tidak hanya barang tapi cerita baru, kami siap membantu untuk membangun kawasan Heritage. Ini penting untuk menjaga senarah kita. Belinyu ini jangan sampai mundur lagi, dulu kita punya PLTU yang besar tapi sekarang tidak lagi. Kami siap membantu untuk terwujudnya ini"


Membangun Rekayasa Sosial dan Kultural
Prof Bambang Poerwanto - Departeman Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada


"Belinyu memiliki aset yang potensial tinggal bagaimana memaknai dan mengelola ini. PT Timah sudah memulai sejak lama, tinggal bagaimana ini masyarakat dan pemerintah daerah mengambil peran untuk mengelola ini. Belinyu Sangat memungkinkan untuk menjadi destinasi wisata sejarah, tinggal bagaimana membentuk rekayasa sosial dan rekayasa kulrural untuk orang datang kesini. Diaspora yang perlu dibawa pulang kesini untuk mereka datang dan melihat ini. Saya melihat masyarakat sudah sadar untuk mengembangkan ini, tapi memang perlu rekayasa sosial dan rekayasa kultural membentuk mitos. Dari adanya kawasan Heritage dan Museum ini akan menjadi trigger untuk ekonomi masyarakat"

"Perlu dibangun persfektif ketika orang ke Pulau Bangka kalau belum ke Belinyu itu masih ada rasa yang kurang. Ini harus dilakukan dengan kearifan lokal, bukan menduplikasi dari yang lain"


(ril/ril)

-





Berita Terkait
 

​Bangun Kawasan Heritage Belinyu PT Timah Gelar Seminar Publik

Pangkalpinang - Upaya PT Timah yang mempelopori berdirinya kawasan Heritage Belinyu dimulai dengan menggelar seminar publik ‘Kawasan Heritage Belinyu Dalam Presfektif dan Pengembangan’ sebagai upaya untuk memperkenalkan rencana pembangunan...

Baca Selengkapnya
Lainnya di Reportase Babel