REPORTASE BANGKA

​Pelaku Pembunuh Sadis Dua Agen Sapi di Lampung Tengah berhasil Diringkus di Bangka

PELAKU DIRINGKUS TIM GABUNGAN DI KEBUN MILIK WARGA PELAKU DIRINGKUS TIM GABUNGAN DI KEBUN MILIK WARGA
15 November
12:09 WIB 2019

Sungailiat - Pelaku pembunuhan sadis dua agen sapi di Lampung Tengah yang mayatnya ditemukan mengapung di Sungai berhasil ditangkap di Pulau Bangka. Pelaku Mulyadi (33) tega menghabisi nyawa korban, Nursodik (35) dan Sukirno (35) karena ingin menguasai sapi milik korban.


Tersangka diringkus tim gabungan Polres Bangka dan Polres Lampung Tengah di kebun milik warga di Lingkungan Bedeng Akeh, Kelurahan Sinarjaya, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (14/11/2019) setelah buron selama dua minggu.


Kanit Resum Satreskrim Polres Lampung Tengah, Ipda Senna Indiarto menjelaskan, penangkapan Mulyadi terkait tindak kriminal pembunuhan terhadap dua agen sapi di Lampung Tengah.


“Mulyadi merupakan pelaku pembunuhan dua agen sapi di Lampung Tengah yang selama ini buron. Pelaku menghabisi nyawa korban karena ingin menguasai sapi yang dibawa kedua korban,” ujar Senna kepada media kemaren.


Peristiwa pembunuhan itu bermula saat kedua korban mendatangi rumah pelaku pada Kamis (31/10) selepas magrib dengan membawa tiga ekor sapi. Usai mendapat telepon dari pelaku yang berpura-pura ingin membeli sapi.


Setelah korban datang membawa tiga ekor sapi, pelaku kemudian melakukan pembunuhan karena tak berniat membayar sapi tersebut. Mulyadi menghabisi nyawa keduanya dengan cara mencampurkan racun pembasmi tikus ke kopi korban. 


Kedua korban pun muntah-muntah setelah menenggak kopi yang di campur racun tikus. Kemudian, Mulyadi membawa korban ke dalam kamar dan menghabisi kedua korban dengan memukulnya menggunakan besi.


Kedua korban yang tak berdaya dibuang jasadnya oleh pelaku ke sungai dan dikubur. Usai menghabisi nyawa korban dan membuang jasatnya, pelaku melarikan diri ke Kecamatan Beringin, Kabupaten OKU, Provinsi Sumsel selama tiga hari dan dimintai pergi oleh orang yang pelaku temui di OKU.


Lalu pelaku, kabur ke pulau Bangka memakai damri dan bekerja di kebun semangka milik warga di Lingkungan Bedeng Akeh, Kelurahan Sinarjaya, Kecamatan Sungailiat. Sebelumnya tahun 2005 ia pernah ke Bangka dan selama dua tahun kerja di kebun sayuran.


Mayat korban ditemukan secara terpisah setelah dinyatakan hilang oleh keluarganya, Kamis (31/10). Mayat Nursodik ditemukan pertama kali oleh warga di Sungai Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, Sabtu (2/11). Sedangkan jasad Sukirno ditemukan dalam keadaan terkubur berjarak 100 meter dari lokasi penemuan jasad Nursodik, Minggu (3/11).


Penemuan mayat itu pun sempat menghebohkan warga Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Polisi yang mendapat laporan pun langsung mendatangi tempat penemuan mayat dan oleh TKP (tempat kejadian perkara) serta melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diringkus di Pulau Bangka di kebun milik warga.


"Alhamdulillah penangkapan yang kita lakukan terhadap pelaku berjalan lancar berkat back up yang dilakukan rekan-rekan dari Satreskrim Polres Bangka," pungkasnya.


Kini pelaku dibawa ke Lampung Tengah, Provinsi Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya yang secara sadis menghabisi nyawa kedua korban. (mau/red)

-