REPORTASE BANGKA

3.300 Artificial Reef Ditanam di Laut Pulau Bangka

foto/ist foto/ist
22 Januari
17:25 WIB 2020

Pangkalpinang - PT Timah Tbk telah menanam ribuan unit Artificial Reef atau terumbu karang buatan di laut Bangka di wilayah operasional PT Timah Tbk. Penanaman 3.300 terumbu karang buatan itu sebagai bentuk reklamasi laut yang dilakukan perusahaan agar ekosistem bisa tumbuh dan mendatangkan manfaat ekonomi berkelanjutan.

Artificial Reef menggunakan fish shelter dan transplantasi karang ini dilakukan bekerjasama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) dan juga melibatkan masyarakat nelayan sekitar.

Sebaran Artificial Reef yang telah dilakukan PT Timah diantaranya di kawasan Pulau Pemain, Pantai Gunung Namak, Perairan Matras, Karang Kering Rebo, Karang Melantut, Pulau Putri, Pulau Panjang, Karang Aji, Karang Tanjung Ular, dan Tanjung Melala.

"Beberapa kawasan yang diletakkan fish shelter sudah menjadi kawasan pemancingan dan tangkapan nelayan dan dari pemantauan tim saat ini sudah ada yang menjadi tempat cumi bertelur," ujar Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan melalui keterangan tertulis.


 
Menurutnya, dalam melaksanakan reklamasi laut PT Timah mengacu pada Rencana Reklamasi yang telah ditetapkan dan disetujui. Sejauh ini kebehasilan dalam melakukan reklamasi laut telah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini terlihat dari Indeks Keanekaragaman jenis ikan andalan (H’) 1,412-3.232 dari standar nilai yang diharapkan H’ > 1,5.

"Untuk fish shelter terbilang berhasil, untuk transplantasi karang kedepan harus lebih fokus, karena ada juga yang pertumbuhannya terpengaruh cuaca. Karang memiliki sensitifitas dan kondisi arus, gelombang yang berubah tentu mempengaruhi," katanya. 



Lebih lanjut, Anggi menyampaikan dengan melibatkan nelayan sekitar diharapkan nantinya nelayan akan mendapatkan dampak positif dengan lokasi penangkapan.

"Sekarang ini memang koordinatnya belum kita beritahukan karena masih dalam masa pertumbuhan, nanti kalau hasil survei kami ini sudah siap, koordinatnya kita beritahukan ke desa sehingga itu bisa menjadi nilai tambah thd tangkapan nelayan," sebutnya.

Beberapa tempat yang telah diletakkan fish shelter dan transplantasi karang juga telah menjadi spot Wisata snorkling dan diving bagi para wisatawan.



 "Pulau Panjang, Pulau Putri itu sudah dijadikan spot diving dan snorkling karena nelayannya sudah tau disitu ada karang yang bagus," tutupnya. (ril/ril)

Tags :

-





Lainnya di Reportase Babel
 

Jalin Silahturahmi, Polres Pangkalpinang Berikan Bantuan Peralatan Ibadah

REPORTASE, Pangkalpinang - Kepolisian Resort (Polres) Pangkalpinang melakukan kegiatan bakti sosial berupa bersih-bersih Musolah Jazirah Al Iman yang berada di Pulau Semujur, Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah,...

Baca Selengkapnya