REPORTASE BANGKA

​Ibu Rumah Tangga Ditangkap Buser, Saat Rekap Judi Togel

19 Maret
18:17 WIB 2020

PANGKALPINANG - Menjual nomor toto gelap alias togel, dua orang Ibu Rumah Tangga (IRT) ditangkap unit Buser Polres Pangkalpinang, pada Rabu (18/3/2020) sore.


Terungkapnya perjudian yang dilakukan dua IRT ini berawal dari informasi masyarakat, yang menyebutkan pelaku kerap menjual togel, selanjutnya laporan tersebut langsung di tindak lanjuti oleh anggota Buser.


Pantauan reportasebangka.com anggota Buser mendatangi kediaman Elmi (37) yang berada di Kelurahan Bintang, Kecamatan Rangkui.


"Dari Kediaman Elmi, saat dilakukan penggerbekan diketahui pada saat itu Elmi sedang merekap nomor pesanan togel, sesaat sebelum pembelian togel ditutup sekira pukul 17.30 Wib," terang Kabag OPS Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, Kamis (19/3/2020)


Hasil dari pengembangan Elmi, di dapati hasil dari penjualan togel disetor kepada Akiun (70) warga Jalan Melintas, Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui.


Tanpa menunggu waktu lama, tim buser langsung mendatangi kediaman Akiun yang berada di Jalan Melintas, Kelurahan Parit Lalang.


Upaya Polisi untuk mengamankan Akiun tidak berlangsung lancar, Akiun berupaya bersembunyi didalam kamar namun usahanya gagal lantaran Buser mengetahui hal tersebut.


"Hasil dari penggerbekan, ditemukan barang bukti diantaranya kertas rekapan togel, pena, 2 unit HP, kertas shio, uang tunai Rp 3.150.000 dan dua buah kalkulator," terang Kabag OPS.


Saat diwawancarai, Elmi mengaku baru hitungan bulan dalam berbisnis judi togel, hal ini dilakukan untuk membantu ekonomi keluarga.


"Baru dua bulan, yang beli Kawan-kawan sekitar rumah, untuk iseng saja bukan main besar - besaran, kerja langsung dari boss (Akiun) biasanya bisa ratusan ribu hasil dari jualan togel," kata Elmi.


Sementara itu, Akiun mengaku tidak terlalu lama menjual togel, sempat berhenti namun lantaran bosan dirumah aktivitas ilegal tersebut kembali dilakukannya.


"Karena sepi dirumah, jadi jualan lagi, apa lagi keadaan ekonomi sekarang susah, hitung - hitung bantu suami cari pemasukan," ujar Akiun.


Hingga berita ini diturunkan, kedua IRT masih dilakukan pemeriksaan untuk selanjutnya dikaukan proses hukum. (unt/unt).

-





Berita Terkait