REPORTASE BANGKA

Permudah Distribusi Pertanian di Desa Limbung, PT Timah Tbk Bangun Jalan Usaha Tani

24 November
13:06 WIB 2021

Bangka Barat - Menggeliatkan sektor pertanian di Desa Limbung, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat PT Timah Tbk membangun Jalan Usaha Tani sepanjang dua kilometer untuk menuju akses pertanian dan persawahan.

Setelah dikerjakan secara swakelola oleh Gapoktan Limbung Jaya Desa Limbung bersama masyarakat sekitar dua bulan, Jalan Usaha Tani ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk, Alwin Albar kepada Ketua Gapoktan Limbung Jaya Syamsul Bahri, Minggu (21/11/202).

Kegiatan ini turut disaksikan oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bangka Barat, Heru Warsito, Camat Jebus, A. Amir, Sekretaris Desa Limbung Mu'an dan masyarakat sekitar.

Jalan Usaha Tani merupakan akses masyarakat untuk menuju lahan perkebunan dan persawahan. Selain itu, jalan ini menjadi akses alternatif bagi warga Desa Kacung dan Tugang untuk menuju pasar.

Semula, jalan yang dilalui warga ini hanya jalan setapak, dengan kondisi jalan yang licin saat hujan. Tak ayal, hal ini juga cukup menyulitkan warga untuk membawa hasil pertanian karena hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua saja.

Pembangunan Jalan Usaha Pertanian ini merupakan rangkaian kegiatan Charity Week MIND ID dalam rangka memperingati HUT ke MIND ID pada 27 November mendatang.

Selain membangun jalan, PT Timah Tbk juga membuat dua titik gorong-gorong di kawasan ini dan juga talud sepanjang 20 meter.

Plt Asisten Perekonomi dan Pembangunan Bangka Barat, Heru Warsito menyampaikan apresiasinya kepada PT Timah Tbk yang telah membantu meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Bangka Barat dalam hal ini pembangunan jalan menuju sumber ekonomi warga.

"Kehadiran jalan ini tidak hanya mempermudah akses masyarakat untuk menuju perkebunan dan persawahan, tapi juga mempermudah distribusi hasil perkebunan masyarakat. Dengan adanya jalan ini kita berharap dapat meningkatkan hasil pertanian warga yang nantinya bisa berdampak pada ekonomi masyarakat," ujarnya.

Baginya, dengan dibangunnya Jalan Usaha Tani melalui CSR PT Timah Tbk ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah dan PT Timah Tbk dalam mempercepat pembangunan di Bangka Barat. Dimana ke depan, kata dia Pemerintah juga akan kembali mencetak sawah di kawasan tersebut, sehingga pembangunan jalan ini juga sejalan dengan program pemerintah.

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PT Timah Tbk yang telah membangun jalan ini. Pemerintah mengalami keterbatasan anggaran, sehingga memang perlu sinergi dan kolaborasi seperti ini. PT Timah telah menyokong peningkatkan pembangunan infrastruktur di Bangka Barat," sebutnya.

Sementara itu, Camat Jebus A. Amir mengatakan, Jalan Tani ini merupakan kebutuhan masyarakat untuk mempermudah akses dan distribusi ke lahan pertanian dan persawahan.

"Jalan ini tiap hari di lalui warga untuk ke kebun, ada banyak sekali warga yang memiliki kebun di sini. Dimana sebelumnya kondisinya cukup memprihatinkan, ada warga yang sampai jatuh karena licin saat melintasi jalan ini. Berkat bantuan PT Timah Tbk akhirnya warga bisa lebih mudah sehingga diharapkan ekonomi juga akan meningkat," ujarnya.

Sekrertasi Desa Limbung, Mu'an menceritakan selain perkebunan, di kawasan ini juga terdapat 86 hektar sawah. Namun, memang belum semuanya terkelola dengan baik.

"Kami Pemerintah Desa sangat menyambut baik pembangunan jalan ini, karena memang inilah yang kami butuhkan. Jalan ini dilintasi ratusan orang tiap hari, bukan hanya untuk akses perkebunan saja, tapi ada sawah 86 hektar, masyarakat dari Desa Tugang dan Kacung kalau mau ke pasar juga lewat sini karena lebih dekat," ungkapnya.

Senada, Ketua Gapoktan Limbung Jaya, Syamsul Bahri menjelaskan kehadiran jalan ini telah mempermudah mereka dan sangat bermanfaat bagi warga.

"Kalau liat kondisi jalan sebelumnya agak parah, makanya kami beruntung dan bersyukur jalan ini akhirnya bagus dan ini dilakukan oleh PT Timah Tbk," sebutnya.

Menurutnya, PT Timah Tbk tidak hanya membangun jalan saja, melainkan juga memberdayakan masyarakat sekitar. Karena, pembangunan ini dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat.

"Ada 20 lebih warga yang mendapatkan pekerjaan dari pembuatan jalan ini, memang diminta PT Timah untuk swa kelolal. Program-program seperti inilah yang kami harapkan," jelasnya.

Darmawan, Warga Desa Limbung yang memiliki lahan pertanian di Kawasan Jalan Usaha Tani menceritakan kini dirinya tak perlu lagi khawatir saat ke kebun. Karena kondisi jalan yang sudah bagus dan dapat memangkas waktu untuk menuju perkebunan.

"Kalau hujan licin sekali, jalannya kecil. Dulu kalau mau ke kebun sekitar setengah jam sekarang cuma 5-10 menit. Sekarang lebih nyaman lah kalau mau ke kebun, ngangkut pupuk sama hasil panen juga lebih gampang karena jalan sudah bagus, terasa sekali manfaat dari jalan yang dibangun PT Timah," tuturnya.

-





Lainnya di Reportase Babel