REPORTASE BANGKA

Curi Uang Rp 10 Juta Milik Pedagang Sayur, IRT di Pangkalpinang Diciduk Polisi

02 Desember
03:35 WIB 2021

Pangkalpinang - Seorang Ibu Rumah Tangga inisial An (25) diciduk Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang disebuah kosan di kawasan Kampak, Kota Pangkalpinang Bangka Belitung.

An diciduk polisi karena mencuri uang pedagang sayur, Ahmad Syariffudin (54) sebesar Rp 10 juta di Pasar Pembangunan, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung pada 20 November 2021 lalu.

"Hari ini kembali kita melakukan Operasi Tertib Menumbing 2021,target operasi (TO) kita adalah pelaku pencurian uang pedagang sayur, hasil lidik dan kamera pengawas identik dengan pelaku seorang perempuan, maka kita ikut sertakan polwan untuk melakukan pemeriksaan," kata Kanit Buser Naga Polres Pangkalpinang Aipda Rudi Kiai, memberikan pengarahan kepada anggota Buser Naga.

Selanjutnya menggunakan kendaraan roda empat, tim bergerak ke Kampak, menuju kos-kosan yang dihuni oleh pelaku bersama pasangan wanitanya. Keberadaan pelaku diketahui berada di kosan setelah salah satu anggota Buser Naga melihat motor yang terparkir di depan pintu kamar kosan tersebut.

"Tim, motornya sama dengan video di cctv, kita langsung menyebar ke bagian depan kosan dan belakang, utamakan humanisme, kita ketuk dulu pintu kosannya," perintah Rudi Kiai.

Usai mengetuk pintu, pintu langsung dibuka oleh pelaku yang pada saat itu tidak menyadari bahwa yang datang adalah anggota Polisi.

"Kamu Anggi ya, kami dari Tim Buser Naga Sat Reskrim Polres Pangkalpinang, kamu ngaku ya dimana uang Rp 10 juta yang kamu curi di Pasar Pembangunan," tanya Rudi Kiai.

Bukannya mengakui perbuatannya, pelaku malah berusaha membohongi petugas dan berpura-pura bertanya balik terkait uang tersebut.

"Uang 10 juta yang mana bang (polisi) ya, bener-bener dak tahu," jawab pelaku Anggi sambil tertunduk.

Usaha pelaku untuk mengelabui Buser Naga tidak berhasil setelah Buser Naga menunjukan kepada pelaku rekaman cctv yang merekam sepeda motor dan jaket milik pelaku saat melakukan pencurian.

"Siap nit, ini jaket kami temukan di dalam kamar," kata Bripka Singgih, saat melakukan penggeledahan.

Tidak bisa mengelak lagi, akhirnya pelaku yang sempat tidak mengakui perbuatannya ini akhirnya mengaku dihadapan Buser Naga. "Jujur bang ya, uangnya sudah habis untuk merayakan ulang tahun sahabat saya, saya belikan bunga buket ucapan ulang tahun, lemari dan sisanya untuk keperluan sehari-hari," beber pelaku.

Pelaku mengakui perbuatannya berawal dari dirinya melihat kondisi tempat berjualan korban dalam kondisi sepi. "Berawal membeli tempe, namun kondisi sekira sepi, lalu saya naik ke lantai dua saat itu pemilik uang sedang tertidur dan tidak menyadari uangnya di dalam tas selempang saya ambil,"lanjut pelaku.

Kejahatan pelaku rupanya tidak berhenti mencuri uang saja, residivis yang kerap membuat resah warga ini diketahui juga mencuri laptop Lenovo milik mahasiswa universitas muhammadiyah , di sebuah kos-kosan wilayah Kelurahan Keramat, pada 19 November 2021 lalu.

"Laptop saya jual 2,5 juta di wilayah Petaling, Kecamatan Mendo Barat, hasil penjualan saya gunakan untuk keperluan sehari-hari," singkat pelaku.

Dalam ungkap kasus pencurian ini, berhasil diamankan barang bukti dari kos-kosan pelaku diantaranya, sepeda motor matic Yamaha, helem GM, jaket warna hitam, lemari warna pink, empat bunga buket berbagai warna, dan laptop Lenovo berhasil diamankan disalah satu konter di Desa Petaling.

"Dalam opersi tertib menumbing 2021 , alhamdulillah kami berhasi amankan satu target operasi pelaku pencurian, saat ini pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polres metro untuk dilakukan pemeriksaan," terang Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra saat dikonfirmasi Reportase Bangka, Rabu (1/11/2021).

Diterangkan Adi Putra, Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang akan selalu menjaga rasa aman bagi masyarakat Kota Pangkalpinang dan sekitarnya.

"Sudah menjadi kewajiban kami memberikan dan menciptakan rasa aman kepada masyarakat, saat ini Tim Buser Naga perang terhadap pelaku kejahatan yang membuat keresahan masyarakat, satu persatu pelaku kejahatan kami lakukan penangkapan," tegas Adi Putra.

-