​Warga Batu Intan Tolak Game Ketangkasan Starzone

Pangkalpinang – Warga RT 06 RW 02 Kelurahan Batu Intan, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, Bangka resah terkait adanya pengajuan izin usaha permainan ketangkasan Starzone di tengah pemukiman warga. 


Hal ini disampaikan emak-emak, Ketua RT 06, RW, LPM, Kepala Sekolah SD 12 dan warga sekitar saat dilakukan mediasi di Kantor Lurah Batu Intan, Rabu (17/7) malam.


Disampaikan Ketua RT 06 Isnawi dirinya menolak keberadaan permainan ketangkasan Starzone di lingkungan yang dipimpinnya.


“Kami menolak karena banyak mudaratnya dibandingkan manfaatnya, kami belajar dari game zone sebelumnya, banyak suami istri ribut gara-gara menghabiskan waktu di arena ketangkasan,” ujar Isnawi.


Hal serupa dikatakan Kepala Sekolah Dasar Negeri 12 Ibu Puspa Angraini yang menolak arena Starzone lantaran hanya berjarak ratusan meter dari lingkungan SD.


“Sebagai tenaga pendidik, saya tidak dapat membayangkan anak-anak didik saya bermain disana dan melupakan kewajiban sebagai pelajar, dan saya tidak percaya dengan pihak managemen Starzone yang katanya akan membuka permain seusai jam pelajaran berakhir yaitu pukul 14.00,” tegas Puspa.


Semetara itu, perwakilan managemen Starzone yang diwakilkan Agus, menghormati apa yang telah menjadi kesepakatan oleh warga RT 06, Batu Intan.


“Kami hormati apa yang disuarkan oleh warga dan kami pastikan tidak membuka permainan karena tidak memperoleh izin dari warga,” singkat Agus.


Ditemui Reportase Bangka lurah Batu Intan Reni Indrawati, pihaknya bersama Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra bersama dinas pariwisata dan Camat Girimaya hanya mefasalitasi mediasi antara warga dan pihak starzone.


“Bahwa kami mendapat banyak keberatan atas izin usaha starzone dan kami lakukan pertemuan bersama masyarakat agar kita bisa dengarkan alasan keberatan dari masyarakat, jadi bukan kami menghambat perizinan starzone,” terang Reni Indrawati.


Sementara itu, Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra mengatakan bahwa pihaknya yang bertanggung jawab terhadap kamtibmas, mengaharapkan agar aspirasi warga disampaikan secara santun.


“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bila ada yang tidak setuju sampaikan dan jangan takut intimidasi dari pihak-pihak tertentu, kalau ada yang mengancam ibu-ibu silahkan hubungi nomor call center sahabat intan yang sudah kami sebarkan di tempat-tempat umum,” tutup Adi Putra. (unt/unt) 

Related post

Tingkatkan Kerja Sama Sekwan Pangkalpinang Bangun Harmonisasi Dengan Awak Media

Tingkatkan Kerja Sama Sekwan Pangkalpinang Bangun Harmonisasi Dengan Awak Media

Pangkalpinang –  Sekwan kota Pangkalpinang  Drs.Akhmad Elvian,  mengajak awak media  untuk meningkatkan sinergitas dan harmonisasi dalam menyampaikan program DPRD kepada…
Pesta Adat Murok Jerami, Wujud Ketahanan Pangan Desa

Pesta Adat Murok Jerami, Wujud Ketahanan Pangan Desa

NAMANG – Desa Namang gelar Pesta Adat ”Murok Jerami” Suku Mengkanau Urang Namang dan Panen Program Ketahanan Pangan Nabati dan…
Cari masukan Pengendalian dan Evaluasi Sekwan Bateng kunjungi DPRD Pangkalpinang

Cari masukan Pengendalian dan Evaluasi Sekwan Bateng kunjungi DPRD Pangkalpinang

Pangkalpinang – Sekretariat DPRD Kab, Bangka Tengah  (Koba),   sambangi DPRD Kota Pangkalpinang untuk mencari masukan dan pengayaan terkait  Penyusunan Laporan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.