Senin, 24 Juni 2024 07:49 WIB

Ambil Paket Ganja, Pemuda di Bangka Barat Diringkus Polisi

Bangka Barat  – Tim Hantu Sat Resnarkoba Polres Bangka Barat berhasil mengamankan seorang kurir ganja. Pelaku diringkus saat mengambil paket ganja yang dikirim dari Aceh itu.

“Total ada 2 kilogram narkotika jenis ganja yang diamankan,” kata Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo saat pres rilis di Mapolres, Senin (15/5/2023).

Pelaku berinisial MI ditangkap di kantor jasa pengiriman paket di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Munto, Kabupaten Bangka Barat, Babel. Saat diringkus pelaku tanpa melakukan perlawanan. Pelaku ditangkap, Senin (8/5/23) pukul 16.00 WIB.

“Saat dilakukan penggeledahan, Tim menemukan 1 kotak besar warna coklat yang berisikan daun dan batang kering yang di balut kain warna merah yang diduga narkotika jenis tanaman ganja,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres, pada saat penangkapan setelah ditimbang berat barang Bukti kurang Lebih 2 kg dan diuangkan sebesar Rp 10 juta. Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Bangka Barat.

“Kita juga berhasil amankan motor pelaku, merk YAMAHA MIO 125 warna hitam,” tegasnya.

Terpisah, dihadapan awak media pelaku mengaku bukan pertama kali terima paket narkotika jenis tanaman ganja itu. Sebelum Hari Raya Idulfitri 1444 H, pelaku juga pernah menerima paket ganja namun paket kecil.

“Untuk paket besar baru pertama kali. Dulu pernah sebelum Hari Raya Idulfitri cuma kecil,” sebut pelaku.

Tersangka menjelaskan, ganja itu dikirim dari Provinsi Aceh. Teman satu desa yang memesan dan dia yang mempunyai jaringan serta modal.

“Temen yang menghubungi ke Aceh (yang pesan). Kami sama-sama membeli dan mengedarkan. Namun yang modalin temen karena Dia yang punya modal. Kalau untuk nama paket kita samarkan,” ujarnya.

“Diedarkan di Mentok, untuk sasaran pemuda. Kalau abis bisa dapat Rp20 juta. Sebelumnya cuma 10 paket kecil saja. Satu paket kami jual Rp 100 ribu, ada 10 paket,” sebutnya.

Baca Juga :  Marak Tawuran Sarung, Ini Imbauan Polda Babel

Akibat perbuatannya, MI diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

 

Berita Terkait

Rekomendasi