Pelaku Penganiayaan Dibekuk Polres Pangkalpinang

Pangkalpinang – Opsnal Satuan Reskrim Polres Pangkalpinang berhasil membekuk pelaku penganiayaan terhadap Regina Fransisca (16) Jumat, (25/5/2018) Sore.

Pelaku Aldiansyah (18) diamankan di kawasan Jalan Kerapuk, Kelurahan Lontong Pancur di sebuah warnet (Depan SPBU Pangkal Balam).

Penangkapan terhadap pelaku penganiayaan tidak berjalan dengan mulus, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

“Walau sempat melakukan perlawanan terhadap petugas, pelaku berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Polres Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M. Saleh.

Informasi yang dihimpun reportasebangka.com peristiwa penganiayaan terjadi pada 9 Mei 2018 lalu, dimana pelaku melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan tangan kosong dan menendang kaki korban, akibat kejadian tersebut korban mengalami memar dibagian mata sebelah kiri dan sakit pada kaki bagian sebelah kanan. (Kentung)

Related post

Ketua DPRD Abang Hertza Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Kesatu Masa Persidangan Satu Tahun 2023

Ketua DPRD Abang Hertza Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Kesatu Masa Persidangan Satu Tahun 2023

Pangkalpinang – Ketua DPRD Abang Hertza, Pimpin rapat paripurna istimewa kesatu masa persidangan satu tahun 2023. Dalam rangka memperingati hari…
Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang Ke-266 Molen di Penghujung Masa Jabatan

Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang Ke-266 Molen di Penghujung Masa Jabatan

Pangkalpinang- Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Pangkalpinang ke-266 Tahun 2023 yang  bertempat di halaman Kantor Wali…
Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi, Mendagri Tiba di Belitung

Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi, Mendagri Tiba di Belitung

TANJUNGPANDAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI , Tito Karnavian tiba di Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung, pada pukul 09.28…

Leave a Reply

Your email address will not be published.