Sabtu, 14 Maret 2026 05:31 WIB

Waduh !!! Harga Sayur Sawi di Kabupaten Bangka Anjlok Petani Sawi Merugi ini Jawab Kadis Pangan dan Pertanian kabupaten Bangka

Bangka – Petani sayur sawi di kabupaten Bangka merugi karena harga jual yang anjlok, Anjloknya harga jual sayur sawi ini di rasakan petani sawi selama satu pekan belakangan ini di kabupaten Bangka.

 

 

” Kadis Pangan dan Pertanian kabupaten Bangka, Syarly Novriansyah mengatakan, ” Anjloknya harga sayur sawi di tengah – tengah masyarakat kabupaten Bangka sejak sepekan terakhir ini diakibatkan cuaca panas dan umur tanaman sawi ini pendek, ” Terangnya “, Kamis (06/02/2026).

 

 

Ia juga menjelaskan, Bisa juga dikarenakan pada saat panen, Dilakukan secara serentak sehingga harganya terjun bebas dari standard harganya Rp.7.000 per kilo gram turun menjadi Rp 2.000 per kilo gram, ” Ujarnya “.

 

 

Dengan fenomena yang terjadi di tengah masyarakat khususnya kabupaten Bangka ini, Kita sudah mencari solusi dengan menghubungi para pengepul dan meraka menjelaskan tidak mampu lagi membeli karena semua petani sayur sawi panen serentak dan Ini Jadi permasalahan sementara, Mereka tidak melihat potensi – potensi tersebut dimana biasanya suplainya banyak pasti harga akan hancur, ” Jelas “, Syarly Novriansyah, Selaku Kadis Pangan dan Pertanian kabupaten Bangka.

 

 

Kadis Pangan dan Pertanian kabupaten Bangka itu juga menerangkan, Konsumsi sayur sawi ini terbatas, Penduduk provinsi Bangka-Belitung 1,5 juta jiwa sementara kebutuhan akan sayur tidak bisa disimpan terlalu lalu lama, Kondisi seperti ini sudah sering terjadi dan kita selalu mengingatkan para petani, ” Katanya.

 

 

” Tidak perlu ikut – ikutan untuk bercocok tanam tapi cobalah cari komoditi yang lain, Terus masalah pupuknya, Walaupun sayur ini tidak menjadi komoditi yang mendapat pupuk subsidi dari 10 komoditi , Namun yang paling banyak adalah cabi dan padi ini memang dari kebijakan dari pemerintah pusat, ” Ucap “, Kadis Pangan dan Pertanian kabupaten Bangka, Syarly Novriansyah.

Baca Juga :  Apel Pengamanan Lebaran, Bupati Bangka Sampaikan Pesan Kapolri

 

 

Kadis Pangan dan Pertanian kabupaten Bangka Syarly Novriansyah juga menambahkan, Sebetulnya untuk penguatan sayur mayur ini bisa menggunakan pupuk kotor hewan sudah cukup jika mau berkreasi dengan baik, ” Tutupnya.

 

 

Berita Terkait

Rekomendasi